Jakarta, VIVA – Ketika kondisi ekonomi global tidak menentu, banyak investor mulai mencari cara untuk melindungi nilai aset mereka. Fluktuasi pasar, inflasi, hingga gejolak geopolitik sering membuat nilai investasi menjadi tidak stabil.
Dalam situasi seperti ini, dua instrumen yang paling sering dibandingkan adalah emas dan mata uang asing. Pembahasan mengenai investasi emas atau mata uang asing saat krisis menjadi semakin relevan karena keduanya dianggap sebagai aset pelindung nilai.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, karakteristik keduanya sangat berbeda sehingga pemilihan yang tepat sangat bergantung pada tujuan keuangan, jangka waktu investasi, dan tingkat risiko yang Anda siap tanggung.
Lantas, harus pilih yang mana? Berikut penjelasannya sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber pada Selasa, 19 Mei 2026.
Investasi Emas Vs Mata Uang Asing saat Krisis
Dalam dunia investasi global, emas dikenal sebagai aset safe haven yang cenderung stabil saat pasar mengalami tekanan. Banyak investor memilih emas karena nilainya tidak bergantung pada kebijakan satu negara tertentu. Selain itu, emas juga sering digunakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan pelemahan mata uang.
Sementara itu, mata uang asing seperti dolar Amerika Serikat, yen Jepang, atau franc Swiss juga sering dianggap aman pada kondisi krisis tertentu. Namun, pergerakan mata uang sangat dipengaruhi oleh kebijakan bank sentral, suku bunga, serta kondisi ekonomi negara tersebut. Oleh karena itu, stabilitasnya bisa berubah lebih cepat dibanding emas.
Kelebihan Investasi Emas Saat Krisis
Emas memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya tetap diminati dalam kondisi ekonomi tidak stabil.
1. Nilai cenderung bertahan dalam jangka panjang
Emas memiliki sejarah panjang sebagai penyimpan nilai yang relatif stabil.
2. Tahan terhadap inflasi
Saat nilai uang menurun, emas sering justru mengalami kenaikan harga.
3. Tidak terpengaruh kebijakan satu negara
Emas bersifat global sehingga lebih independen dibanding mata uang.
Namun, emas juga memiliki kekurangan seperti tidak memberikan pendapatan pasif dan bisa mengalami fluktuasi jangka pendek.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kelebihan Mata Uang Asing Saat Krisis
Mata uang asing juga memiliki peran penting dalam strategi investasi saat krisis, terutama untuk jangka pendek.
Halaman Selanjutnya
1. Likuiditas tinggi

10 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)


