Selasa, 5 Mei 2026 - 09:00 WIB
VIVA –Perwakilan Pemimpin Revolusi Iran di Dewan Pertahanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Akbar Ahmadian kembali memberikan peringatan kepada Amerika Serikat dan Israel. Ali Akbar memperingatkan bahwa setiap langkah permusuhan dari kedua negara tersebut terhadap Republik Islam Iran akan dibayar dengan harga yang melampaui batas toleransi mereka.
“Republik Islam Iran adalah wilayah yang suci, dan keamanannya adalah prinsip yang tidak bisa ditawar, Para perompak maritim Amerika, yang telah menyandera keamanan pelayaran global dan energi dunia, harus memahami bahwa operasi asimetris gabungan yang kompleks di dalam medan pertempuran akan mengubah situasi sedemikian rupa, sehingga biaya dari keputusan mereka akan jauh melebihi batas toleransi,” tegas dia seperti dikutip dari laman presstv.ir, Selasa 5 Mei 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menambahkan bahwa hal ini bukan sekadar peringatan, melainkan bagian dari realitas yang akan menjadi nyata.
“InsyaAllah ini akan menjadi nyata,” kata dia.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya manuver Amerika Serikat di Teluk Persia dan Selat Hormuz, di mana kehadiran militer AS terus dianggap mengancam stabilitas kawasan serta jalur energi internasional.
Pasukan Iran berulang kali memperingatkan kapal perang AS agar tidak mendekati jalur perairan strategis tersebut. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga disebut tetap memegang kendali kuat, sambil menunjukkan kemampuan asimetris canggih melalui latihan rutin rudal dan drone.
Dalam beberapa jam terakhir, tidak ada laporan pelayaran komersial yang melintas, seiring Iran menegaskan hak kedaulatannya atas jalur laut vital tersebut.
Sebelumnya, Laksamana Ahmadian juga pernah menyebut Asia Barat sebagai arena bermain mereka, menegaskan bahwa pasukan Iran telah lama berlatih untuk menghadapi skenario seperti ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kebijakan konsisten Teheran adalah menolak segala bentuk campur tangan asing, sekaligus mendorong terciptanya sistem keamanan kawasan yang murni dijalankan oleh negara-negara di wilayah tersebut tanpa keterlibatan kekuatan luar.
Pernyataan keras ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan perintah kepada pasukan Amerika untuk mencoba mematahkan kendali Iran atas Selat Hormuz dan memaksa kapal-kapal komersial melintas di jalur tersebut.
Halaman Selanjutnya
Sebagai respons, IRGC memperingatkan bahwa setiap upaya kapal militer maupun komersial AS untuk melintasi selat tanpa koordinasi dengan otoritas Iran akan dihadapi dengan tindakan cepat dan tegas.

1 week ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)