Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WIB
Jakarta, VIVA – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran diduga melepaskan tembakan ke sebuah kapal kargo berbendera Singapura saat melintas di Selat Hormuz. Hal itu diungkap dalam laporan The Wall Street Journal pada Kamis 25 Juni 2026 yang mengutip pejabat Amerika Serikat dan sejumlah pelaut.
Menurut laporan tersebut, Angkatan Laut Iran tidak memberikan peringatan melalui radio maupun memerintahkan kapal untuk berbalik sebelum penembakan terjadi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Meski demikian, ruang kendali kapal dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.
Di tengah situasi itu, Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO) Arsenio Dominguez, mengumumkan dimulainya proses evakuasi ribuan pelaut dari kapal-kapal yang tertahan di Teluk Persia akibat gangguan keamanan di kawasan tersebut.
Dominguez menjelaskan kapal yang mengalami kerusakan akibat dugaan serangan itu tidak termasuk dalam operasi evakuasi yang dijalankan IMO.
Sementara itu, Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright mengungkapkan lebih dari 70 kapal yang mengangkut sekitar 20 juta barel minyak telah melintasi Selat Hormuz dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Insiden tersebut terjadi setelah Iran dan Amerika Serikat menandatangani memorandum pada malam sebelum 18 Juni yang mengakhiri perang yang berlangsung sejak 28 Februari.
Kesepakatan itu mengatur jadwal pencabutan blokade laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran serta pemulihan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz oleh Teheran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam memorandum tersebut, Iran juga menyatakan komitmennya untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Penyelesaian terkait program nuklir akan dibahas melalui perjanjian terpisah dengan target perundingan selesai dalam 60 hari.
Bagi Iran, pencabutan sanksi ekonomi tetap menjadi agenda utama dalam proses negosiasi dengan Amerika Serikat. (ant)
Kapal Gamsunoro Lintasi Selat Hormuz dengan Aman Dikawal PIS dan Kemenlu
Kerja sama intensif antara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Kedutaan Besar RI di Tehran, Iran, dan PT Pertamina International Shipping (PIS) membuahkan hasil positif.
VIVA.co.id
25 Juni 2026

2 weeks ago
5











