Senin, 18 Mei 2026 - 11:26 WIB
VIVA – Juru bicara Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik, memperingatkan bahwa Iran akan memberikan respons yang penuh penyesalan terhadap musuh, dengan mengatakan bahwa Angkatan Bersenjata Iran sepenuhnya siap menghadapi potensi serangan baru apa pun oleh AS dan rezim Israel terhadap negara tersebut.
Talaei-Nik menyampaikan peringatan tersebut di sela-sela upacara di Kota Rey, Minggu, 17 Mei 2026, untuk memperingati mantan Menteri Pertahanan Mayor Jenderal Aziz Nasirzadeh dan rekan-rekannya, yang gugur dalam serangan teroris oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis selama perang yang mereka lancarkan terhadap Iran baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, perang tanpa provokasi terhadap Iran telah mengungkap kelemahan Amerika Serikat, dengan sebagian besar negara dan pemerintah sekarang menyadari runtuhnya hegemoni Amerika dan menurunnya unilateralisme.
"Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, saat ini, dianggap oleh orang-orang bebas di seluruh dunia sebagai elemen humanoid yang paling dibenci di bumi, atas kejahatan yang mereka lakukan di Iran dan di tempat lain," kata Brigjen Talaei-Nik dilansir kantor berita IRNA, Senin.
Ia lebih lanjut mengatakan bahwa dunia telah mengalami lompatan besar, dengan mengandalkan Perang Ramadhan dan perlawanan serta pertahanan berani bangsa Iran, sehingga multilateralisme menggantikan unilateralisme Amerika.
Talael-Nik memberikan penghormatan kepada Jenderal Syahid Nasirzadeh, dengan mengatakan bahwa beliau telah menunjukkan kinerja yang luar biasa di semua bidang selama 18 bulan di Kementerian Pertahanan, terutama dalam produksi peralatan militer.
Juru bicara Kementerian Pertahanan itu menambahkan bahwa rekan-rekan dan kolega jenderal yang gugur tersebut bertekad untuk melanjutkan jalan mulia para komandan yang gugur, dengan keyakinan dan semangat yang sama.
UU Hukuman Mati Teroris Mulai Berlaku di Israel
Undang-undang itu menunjukkan "perubahan yang jelas dan tegas" dalam kebijakan Israel setelah serangan oleh gerakan Palestina Hamas pada 7 Oktober 2023.
VIVA.co.id
18 Mei 2026

3 weeks ago
8















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)