Iran Tuding AS-Israel Pakai Cara Kotor untuk Adu Domba Muslim

3 weeks ago 8

Senin, 18 Mei 2026 - 09:00 WIB

VIVA –Presiden Iran, Masoud Pezeshkian menyebut Amerika Serikat dan Israel berupaya menjalankan proyek yang memecah belah dan menimbulkan ketidakpercayaan demi mengadu domba negara-negara muslim satu sama salin. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi di Tehran, Minggu 17 Mei waktu setempat. 

Dalam pertemuan itu, presiden Iran menjelaskan bahwa kebijakan Iran didasarkan pada pengembangan hubungan persahabatan dengan negara-negara tetangga khususnya di Kawasan Teluk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iran menginginkan hubungan yang hangat, stabil, dan berkelanjutan berdasarkan prinsip bertetangga baik dengan negara-negara Muslim di kawasan. Namun Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel selalu berupaya menciptakan perpecahan dan ketidakpercayaan untuk membuat negara-negara Muslim saling berhadapan," ujarnya dikutip dari laman presstv.ir, Senin 18 Mei 2026. 

Dalam kesempatan itu, Presiden Iran juga menyampaikan apresiasi kepada Pakistan atas perannya dalam membantu memediasi gencatan senjata antara negara tersebut dengan AS. Dia berharap upaya diplomatic dan politik tersebut dapat memperkuat perdamaian, stabilitas dan keamanan jangka panjang di Kawasan.

Sang presiden mengecam agresi militer AS dan Israel terhadap Iran serta gugurnya Pemimpin Revolusi Islam Ali Khamenei, sejumlah komandan senior, menteri, mahasiswa tak bersalah, dan warga sipil sebagai kejahatan besar yang melanggar seluruh norma kemanusiaan, hukum, dan internasional.

Ia menegaskan bahwa tidak ada hati nurani yang bebas dan sadar di dunia yang bisa menerima tindakan kriminal semacam itu.

Menyoroti tujuan di balik agresi AS dan Israel, Pezeshkian mengatakan bahwa kedua negara itu berusaha menciptakan ketidakstabilan di dalam negeri serta melemahkan bahkan menggulingkan pemerintahan Islam Iran. Namun, menurutnya, mereka tidak pernah membayangkan bahwa rakyat Iran akan tetap berdiri bersama negaranya dengan persatuan dan kekuatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyebut AS dan Israel menjalankan aksi terorganisasi dengan mencoba menyusupkan kelompok teroris bersenjata melalui perbatasan barat laut dan tenggara Iran.

"Mereka berupaya membawa ketidakamanan ke Iran dengan memberikan dukungan finansial, intelijen, dan militer kepada kelompok teroris. Namun kerja sama negara-negara tetangga Iran dalam mencegah wilayah mereka digunakan untuk melawan Iran merupakan langkah yang sangat berharga dan patut diapresiasi," kata Pezeshkian.

Halaman Selanjutnya

Ia memuji Pakistan, Afghanistan, dan Irak karena tidak mengizinkan wilayah mereka dipakai untuk aksi yang merugikan Iran.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |