Istana Ungkap Cara Pemerintah Perkuat Nilai Tukar Rupiah Demi Jaga Kepercayaan Publik

6 days ago 2

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:00 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi mengungkapkan cara pemerintah yang terus koordinasi dan bekerja sama lintas sektor guna memperkuat nilai tukar rupiah demi meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia.

Ia menjelaskan dalam satu sampai dua minggu terakhir, pemerintah terus berupaya untuk memperkuat koordinasi maupun kerja sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi rupiah dan dolar

"Dalam 1-2 minggu ini kita semua terus berupaya memperkuat koordinasi, memperkuat kerja sama dan terutama mengambil kebijakan kebijakan yang kita berhadap dapat memperkuat yang tadi disampaikan, memperkuat mata uang kita, memperkuat persepsi publik, memperkuat persepsi pasar," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Senin, 15 Juni 2026.

Menurutnya, keberhasilan Danantara dalam menarik minat investor global melalui penerbitan global bond menjadi salah satu bukti meningkatnya kepercayaan investor internasional terhadap Indonesia.

Sementara itu, untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, Prasetyo mengungkit Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan beberapa hal untuk memberikan kepercayaan kepada pelaku-pelaku ekonomi. 

"Berkenaan dengan masalah deregulasi yang berkali-kali Bapak Presiden menyampaikan bahwa kita harus terus berupaya untuk mempermudah perizinan-perizinan kita, supaya iklim investasi dapat berkembang, supaya ekosistem ekonomi kita juga dapat berkembang dengan jauh lebih kompetitif," ujar dia.

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan Prabowo juga menyoroti pentingnya percepatan program hilirisasi dan industrialisasi. 

Prasetyo menjelaskan, langkah tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap barang impor, tetapi juga meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri sehingga dapat memperbesar kekayaan nasional.

"Hilirisasi dan industrialisasi diharapkan menghasilkan produk bernilai tambah yang membawa penambahan kekayaan bagi bangsa dan negara," ujarnya.

Ilustrasi rupiah melemah.

Photo :

  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Di akhir pernyataannya, Prasetyo menegaskan bahwa stabilitas merupakan faktor penting dalam menjaga iklim usaha. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku ekonomi, dan pelaku pasar untuk bersama-sama mendukung upaya pemulihan serta penguatan ekonomi nasional.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, pelaku pasar, dan pelaku ekonomi untuk bergandengan tangan, bekerja sama, dan bekerja keras guna memulihkan serta memperkuat ekonomi kita," jelas Prasetyo.

Ilustrasi uang rupiah

Rupiah Diproyeksi Menguat hingga Rp 17.500 per Dolar AS, Ekonom Beberkan 3 Fondasi Penting Penguatan

Penguatan nilai tukar rupiah diproyeksikan masih berpotensi berlanjut beberapa waktu kedepan. Bahkan, nilainya bisa ada di kisaran Rp17.500 per dolar AS dalam waktu dekat

img_title

VIVA.co.id

15 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |