VIVA – Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, menandai comeback setelah pulih dari cedera dengan membantu Sassuolo meraih kemenangan perdana di Liga Italia 2026/2027. Idzes tampil penuh selama 90 menit saat Sassuolo mengalahkan Torino 2-1 di Mapei Stadium, Sabtu 29 Agustus 2026 malam WIB.
Pertandingan tersebut menjadi momen penting bagi Idzes setelah sebelumnya harus menepi selama beberapa bulan akibat cedera. Kapten Timnas Indonesia itu langsung dipercaya tampil sejak awal dan mengawal lini belakang Sassuolo hingga pertandingan berakhir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Idzes tampil solid selama 90 menit. Berdasarkan statistik pertandingan, bek berusia tersebut mencatatkan dua blok, tiga sapuan, tiga kali merebut kembali penguasaan bola, serta tujuh operan ke sepertiga akhir area permainan.
Kehadiran Idzes turut membantu Sassuolo mengamankan tiga poin dalam pertandingan pekan kedua Serie A tersebut. I Neroverdi menang dengan skor 2-1 atas Torino.
Sassuolo sebenarnya sempat berada dalam posisi tertinggal setelah Torino mencetak gol pada masa tambahan waktu babak pertama melalui Pietro Comuzzo. Namun, tuan rumah mampu bangkit pada babak kedua.
Sassuolo menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak Cristian Volpato pada menit ke-32 dan kemudian berbalik unggul lewat Domenico Berardi pada menit ke-78.
Kemenangan tersebut menjadi tiga poin pertama Sassuolo di Serie A musim ini. Sebelumnya, tim yang diperkuat Jay Idzes itu harus menelan kekalahan pada pertandingan pembuka kompetisi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bagi Idzes, laga melawan Torino sekaligus menjadi penampilan pertamanya setelah menjalani masa pemulihan cedera. Ia langsung mendapat kepercayaan untuk bermain penuh dan membantu Sassuolo menjaga keunggulan hingga peluit akhir.
Comeback tersebut menjadi perkembangan positif bagi Idzes yang juga dipersiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia FIFA ASEAN Cup 2026.
Jika Gagal di FIFA ASEAN Cup, John Herdman Out atau Bertahan? Ini Kata Legenda Timnas Indonesia
Masa depan John Herdman di Timnas Indonesia disorot jika gagal di FIFA ASEAN Cup 2026. Kurniawan Dwi Yulianto menilai keputusan ada di tangan federasi.
VIVA.co.id
30 Agustus 2026

3 weeks ago
7





















