Jelang Puncak Haji, Seluruh Jemaah RI Gelombang Pertama di Madinah Telah Diberangkatkan ke Mekkah

5 hours ago 2

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:40 WIB

VIVA – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Madinah telah menyelesaikan fase pelayanan jemaah haji reguler gelombang pertama, setelah tiga kelompok terbang (kloter) terakhir diberangkatkan menuju Mekkah pada Jumat, 15 Mei 2026 pagi. Keberangkatan ini menandai berakhirnya operasional pendorongan jemaah Indonesia dari Kota Nabawi menuju Tanah Haram.

Tiga kloter terakhir tersebut berasal dari Embarkasi UPG 21, KJT 20, dan BTH 14 dengan total sekitar 1.278 jemaah. Sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah, seluruh jemaah terlebih dahulu singgah di Miqat Bir Ali untuk mengambil niat ihram dan melaksanakan salat sunnah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala PPIH Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman, mengatakan seluruh proses pendorongan jemaah pada hari terakhir berjalan lancar dan terkendali.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan tertib dan sesuai rencana. Hari ini (red-Jumat) Madinah secara resmi mulai kosong dari jemaah haji reguler gelombang pertama," ujarnya saat memantau langsung proses keberangkatan jemaah di Bir Ali dilansir laman Kemenhaj, Sabtu.

Sejak Jumat pukul 06.00 WAS, Khalilurrahman telah berada di Sektor 2 untuk mengawal pelepasan jemaah BTH 14 dari hotel menuju Bir Ali. Setelah memastikan seluruh jemaah bergerak dengan aman, ia melanjutkan pemantauan ke kawasan miqat.

Di Bir Ali, Khalilurrahman naik ke sejumlah bus untuk menyapa jemaah satu per satu. Ia menyampaikan doa, pesan penguatan, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan menjelang puncak ibadah haji di Armuzna.

"Semoga bapak ibu semua diberikan kesehatan, dimudahkan menjalani seluruh rangkaian ibadah, memperoleh haji mabrur, dan kembali ke tanah air bersama keluarga dalam keadaan sehat wal afiat," pesannya kepada jemaah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga memastikan jemaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) tetap mendapatkan perhatian penuh dari tim medis. Menurutnya, keluarga di tanah air tidak perlu khawatir karena seluruh jemaah sakit akan diberangkatkan ke Makkah setelah dinyatakan layak jalan oleh dokter.

Meski jumlah jemaah yang diberangkatkan di hari terakhir tidak sebanyak hari-hari sebelumnya, pelayanan petugas tetap dilakukan secara maksimal. Kepala PPIH Sektor Bir Ali, Divia Ardianto, menegaskan seluruh personel tetap disiagakan penuh hingga keberangkatan terakhir.

Halaman Selanjutnya

Layanan terhadap jemaah lanjut usia dan disabilitas menjadi perhatian utama. Petugas Bir Ali terus mendampingi jemaah lansia, termasuk menyediakan golf car bagi jemaah yang kesulitan berjalan menuju bus.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |