Jenazah di Kali Terate Dipastikan Bukan 5 Jurnalis yang Hilang Liput Anak Krakatau, Bagaimana yang di Pulau Enggano?

1 week ago 16

Selasa, 15 September 2026 - 05:00 WIB

Banten, VIVA – Harapan keluarga lima jurnalis dan tiga warga yang hilang di perairan Selat Sunda kembali diuji setelah muncul temuan jenazah di dua lokasi berbeda.

Polisi memastikan satu jenazah itu bukan bagian dari rombongan kapal cepat Arupadatu 1, sementara identitas jenazah lainnya masih menjadi misteri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jenazah pertama ditemukan warga di sekitar muara Kali Terate, Kramatwatu, Serang, Banten, pada Sabtu, 12 September 2026.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan pencocokan data primer, polisi memastikan jenazah tersebut tidak berkaitan dengan delapan orang yang masih dicari Tim SAR.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Banten, Komisaris Besar Polisi Maruli Ahiles Hutapea mengatakan kepastian itu diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap jenazah.

"Untuk jenazah yang ditemukan di sekitar muara Sungai Kali Terate, Kramatwatu, berdasarkan data primer yang kami peroleh dan hasil pemeriksaan, dipastikan bukan merupakan salah satu dari teman-teman yang hilang kontak dari kapal speed boat Arupadatu," ujarnya, dikutip Selasa, 15 September 2026.

Namun, kepastian berbeda belum diperoleh dari jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu.

Jenazah tersebut telah dievakuasi menggunakan pesawat menuju Polda Bengkulu. Polisi juga telah melakukan autopsi pada Senin, 14 September 2026.

"Untuk jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, sudah dievakuasi ke Polda Bengkulu dan hari ini telah dilakukan autopsi. Kami masih menunggu hasil pencocokan DNA dengan sampel keluarga dari teman-teman yang hilang kontak," katanya.

Dari hasil koordinasi dengan Polda Bengkulu, jenazah di Enggano diketahui berjenis kelamin laki-laki. Tingginya sekitar 165 sentimeter dan diperkirakan berusia lebih dari 50 tahun.

Kondisi wajah jenazah mengalami kerusakan sehingga identifikasi secara langsung belum dapat memastikan siapa sosok tersebut.

"Kondisi wajah mengalami kerusakan. Untuk memastikan identitasnya, kami tetap menunggu hasil pemeriksaan DNA," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polda Banten meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan identitas jenazah di Enggano. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan DNA dengan sampel keluarga para korban yang hilang.

"Kami mohon waktu untuk menunggu hasil pemeriksaan dan pencocokan DNA dari Polda Bengkulu. Setelah hasilnya keluar, tentunya akan kami sampaikan secara resmi kepada masyarakat dan rekan-rekan media," tutur dia.

Halaman Selanjutnya

Di tengah proses identifikasi tersebut, operasi pencarian delapan orang yang hilang di Selat Sunda masih berlangsung.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |