Jakarta, VIVA – Jenazah pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas F Goselin, yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, telah diterbangkan ke Jakarta. Selanjutnya, seluruh proses penanganan jenazah akan difasilitasi oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta.
Direktur Utama PT Associated Mission Aviation (AMA), Bob Kayadu, mengatakan proses pemulangan jenazah telah dilakukan menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Setibanya di Jakarta, penanganan berikutnya menjadi tanggung jawab Kedutaan Besar Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami sudah menerbangkan jenazah pilot Nicholas ke Jakarta menggunakan maskapai GIA dan selanjutnya diurus Kedubes AS," kata Bob Kayadu di Sentani, Papua, Sabtu, 4 Juli 2026.
Pemulangan jenazah dilakukan setelah Nicholas menjadi korban penembakan saat menjalankan penerbangan di wilayah pedalaman Papua. Insiden tersebut juga mengakibatkan pesawat yang diterbangkannya dibakar oleh kelompok bersenjata.
Nicholas Bergabung dengan AMA Selama Tiga Tahun
Bob menjelaskan Nicholas F Goselin telah menjadi bagian dari PT AMA selama tiga tahun terakhir. Selama bertugas, ia merupakan salah satu dari 16 pilot yang dimiliki perusahaan penerbangan misionaris tersebut.
Saat ini, PT AMA mengoperasikan armada pesawat yang melayani penerbangan ke berbagai daerah terpencil di Papua. Sebelum insiden terjadi, perusahaan memiliki delapan unit pesawat jenis Pilatus Porter dan Caravan.
Namun, satu unit pesawat kini tidak lagi dapat dioperasikan setelah dibakar dalam serangan yang terjadi di Yahukimo.
"Saat ini pesawat AMA tercatat tujuh unit dengan 15 orang pilot, termasuk di dalamnya beberapa orang berkebangsaan asing," ujar Bob.
Serangan Pertama dalam Sejarah AMA di Papua
Bob mengungkapkan, penyerangan terhadap pesawat milik PT AMA merupakan kejadian pertama yang dialami perusahaan selama lebih dari enam dekade beroperasi di Tanah Papua.
Menurutnya, sejak mulai melayani penerbangan di Papua sekitar 67 tahun lalu, AMA belum pernah mengalami serangan seperti yang terjadi di Balinggama.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menegaskan bahwa seluruh penerbangan AMA selama ini difokuskan untuk melayani kebutuhan masyarakat di wilayah pedalaman yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
"AMA hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menerbangkan mereka ke berbagai wilayah yang hanya dapat didarati pesawat berbadan kecil," kata Bob.
Halaman Selanjutnya
Ia juga memastikan pesawat-pesawat milik AMA tidak pernah digunakan untuk mengangkut personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), maupun anggota kelompok kriminal bersenjata.

1 week ago
1











