Selasa, 21 April 2026 - 14:00 WIB
VIVA –Gempa berkekuatan 7,5 magnitudo mengguncang Jepang dan memicu tsunami pada Senin siang waktu setempat. Menyusul dengan gempa tersebut, Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan khusus tentang meningkatnya risiko gempa susulan dengan mangnitudo 8,0 atau lebih.
Peringatan potensi gempa susulan dalam intensitas lebih besar ini memicu kekhawatiran terutama bagi mereka yang sudah merencanakan perjalanan wisata ke Jepang di pekan ini. Lantas apakah tetap aman melakukan kunjungan ke Jepang saat ini? Atau ada baiknya melakukan penundaan dan mereschedule jadwal kunjungan tersebut?
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melansir dari berbagai sumber berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui terkait perjalanan ke Jepang.
Hingga saat ini, Kementerian Luar Negeri RI belum mengeluarkan pembaruan imbauan perjalanan untuk Jepang. Namun dalam panduan keselamatan, Kemlu meminta agar meningkaatkan kewaspadaan terutama terkait poteni gempa susulan. Selain itu, ikuti anjuran siaga bencana dari pemerintah lokal Jepang termasuk evakuasi jika diperintahkan.
Jika terjadi guncangan kuat, segera berlindung di tempat terbuka, menjauh dari bangunan, tiang listrik dan dinding. Serta diminta memantau informasi dari Badan Meteorologi Jepang terkait peringatan tsunami atau gempa susulan.
Sementara itu, melansir laman CNA News, para pejabat setempat mengingatkan bahwa gempa susulan masih mungkin terjadi dalam sepekan ke depan, terutama dalam dua hingga tiga hari ke depan, dan berpotensi menimbulkan guncangan yang lebih kuat.
Sementara itu, Kantor Perdana Menteri menyatakan telah membentuk tim manajemen krisis, sementara pemerintah tengah memeriksa kemungkinan adanya korban jiwa atau kerusakan properti serius.
“Bagi Anda yang tinggal di wilayah terdampak peringatan, segera evakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan aman,” ujar Perdana Menteri Sanae Takaichi.
Lokasi Gempa yang bisa dihindari
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bagi Anda yang akan melakukan perjalanan ke Jepang pekan ini ada baiknya mengetahui lokasi yang bisa dihindari. Melansir laman The Independent, Senin pukul 16.53 waktu setempat, gempa terjadi di lepas pantai Sanriku.
Menurut Badan Meteorologi Jepang, pusat gempa berada di koordinat 39,8 derajat lintang utara dan 143,2 derajat bujur timur. Gempa ini berkekuatan 7,5 magnitudo dengan intensitas seismik level atas 5 pada skala Jepang yang maksimum di angka 7. Pada level ini, kebanyakan orang kesulitan berjalan tanpa berpegangan, dan perabot yang tidak terikat bisa mudah jatuh.
Halaman Selanjutnya
Lokasi peringatan tsunami?Jepang berada di kawasan yang dikenal sebagai “Cincin Api Pasifik”, tempat bertemunya lempeng tektonik Pasifik, Amerika Utara, Eurasia, dan Filipina. Badan Meteorologi Jepang memperkirakan gelombang tsunami dapat mencapai pesisir Pasifik di Hokkaido dan Iwate.

2 days ago
4










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4987672/original/009020900_1730452009-sedang_1710678735IMG-20240317-WA0016.jpg)
















