Jakarta, VIVA – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara soal proses injak kepala kerbau saat menerima gelar Baginda Pemuka Bangsa di Lampung beberapa waktu lalu.
Jokowi mengatakan dirinya merasa terhormat mendapatkan gelar tersebut dari masyarakat adat Lampung.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Ya itu kan bentuk penghormatan dari masyarakat adat di Lampung, bentuk penghormatan dari Istana Kedatun Kerajaan Lampung dan saya merasa terhormat diberikan penghargaan," ucap Jokowi kepada wartawan, dikutip Rabu, 8 Juli 2026.
Jokowi lantas meminta agar gelar maupun prosesi injak kepala kerbau itu ditarik ke ranah politik. Semua pihak, kata dia, harus menghargai kebudayaan masing-masing daerah.
"Jangan semua hal ditarik ke ranah politik, sering gak sambung, kita harus terus menghargai adat istiadat, terus menghargai kearifan lokal, terus menghargai kebudayaan, budaya kita krn ya budaya kita sangat beragam sekali," tutur dia.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menepis jika kepala kerbau itu disamakan dengan kepala banteng. Dia menegaskan bahwa prosesi injak kepala kerbau merupakan bagian dari ritual adat.
"Itu ritual adat, sekali lagi itu ritual adat yang sudah tidak sekali dua kali, yang sudah ratusan kali dilakukan," pungkas Jokowi.
Sebelumnya diberitakan, ada satu momen yang paling menyita perhatian dalam prosesi penganugerahan gelar kehormatan adat kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Kedaton Keagungan Lampung, Sabtu 27 Juni 2026.
Bukan saat penyematan gelar adat, melainkan ketika Jokowi menjalani ritual menginjak kepala kerbau di hadapan para penyimbang adat dan tamu yang hadir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Prosesi yang berlangsung hanya beberapa saat itu langsung menjadi perbincangan. Rekaman video dan foto ritual tersebut beredar luas di media sosial, memunculkan beragam pertanyaan dari publik. Apa makna di balik prosesi tersebut? Apakah sekadar bagian dari tata cara adat, atau terdapat pesan simbolik yang ingin disampaikan?
Hingga prosesi berakhir, Jokowi tidak memberikan pernyataan khusus mengenai makna ritual menginjak kepala kerbau tersebut.
Jokowi soal Sidang Kasus Fitnah Ijazah Palsu: Kalau Diundang, Saya Akan Hadir
Presiden ke-7 RI Jokowi memastikan akan hadir dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait tudingan ijazah palsu yang menjerat dr Tifa.
VIVA.co.id
8 Juli 2026

1 week ago
7











