Jakarta, VIVA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat keselamatan di perlintasan sebidang guna menjaga keamanan perjalanan kereta api sekaligus melindungi masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur operasional.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional kereta api. Karena itu, berbagai upaya peningkatan keselamatan terus dilakukan melalui pembangunan fasilitas pendukung, penguatan penjagaan, serta kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam operasional kereta api. KAI terus melakukan berbagai langkah peningkatan keselamatan melalui pembangunan fasilitas pendukung, penguatan penjagaan, serta kolaborasi bersama pemerintah dan masyarakat," kata Bobby, terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2026.
145 Titik Perlintasan Sudah Diperkuat
KAI terus mempercepat program peningkatan keselamatan pada perlintasan sebidang. Hingga 25 Agustus 2026, sebanyak 145 dari 190 titik yang menjadi prioritas peningkatan keselamatan telah direalisasikan.
Capaian tersebut mencapai 77,37 persen dari keseluruhan target yang ditetapkan untuk tahun 2026.
Program peningkatan keselamatan tersebut mencakup pembangunan dan pemasangan berbagai fasilitas pendukung. Beberapa di antaranya rumah penjaga, rambu, alat keselamatan, serta perangkat komunikasi.
Bobby mengajak seluruh masyarakat yang menggunakan jalan untuk meningkatkan kewaspadaan ketika melewati perlintasan sebidang.
“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan saat melintas di perlintasan sebidang,” ujarnya.
Menurut Bobby, penanganan setiap perlintasan dilakukan berdasarkan pemetaan kondisi serta tingkat kebutuhan di lapangan. Hal tersebut dilakukan karena karakteristik masing-masing lokasi tidak selalu sama.
“Setiap lokasi memiliki karakteristik yang berbeda sehingga penanganannya dilakukan secara terukur agar peningkatan keselamatan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambah Bobby.
Ada 3.674 Perlintasan Sebidang
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan, berdasarkan pemetaan yang dilakukan perusahaan, terdapat 3.674 perlintasan sebidang di seluruh wilayah operasional KAI.
Dari jumlah tersebut, perlintasan sebidang terdiri dari lokasi yang dijaga maupun yang tidak dijaga.
Rinciannya:
- 1.864 perlintasan dijaga.
- 907 perlintasan tidak dijaga.
- 903 perlintasan tidak terdata atau tidak dijaga.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Anne mengatakan dari keseluruhan perlintasan tersebut, terdapat 1.810 titik yang menjadi fokus penanganan peningkatan keselamatan.
“Dari jumlah tersebut, terdapat 1.810 perlintasan yang menjadi fokus penanganan peningkatan keselamatan,” kata Anne.
Halaman Selanjutnya
Sebagai tahap awal penanganan, KAI telah melakukan verifikasi terhadap 1.638 perlintasan sebidang.

3 weeks ago
15





















