Kapolri Beri Perintah Khusus Usut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

3 days ago 2

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:15 WIB

Jakarta, VIVA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberi perhatian khusus terhadap penanganan kasus dugaan penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Kasus yang terjadi di kawasan Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat itu kini tengah didalami aparat kepolisian. Penanganannya dilakukan oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat dengan dukungan dari Polda Metro Jaya serta Bareskrim Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Edizzon Isir mengatakan, pimpinan Polri telah memberikan perhatian khusus agar kasus tersebut dapat segera diungkap.

“Dalam kesempatan ini yang perlu kami sampaikan bahwa Bapak Kapolri selaku pimpinan Polri telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan dan pengungkapan kasus ini,” kata Johnny kepada wartawan pada Jumat, 13 Maret 2026.

Johnny menjelaskan, penyelidikan kasus tersebut dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Model A nomor 222/III/2026/Satreskrim/Restro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya.

Dalam proses penanganannya, polisi juga menerapkan pendekatan penegakan hukum berbasis ilmiah atau scientific crime investigation untuk mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut.

“Polri juga memastikan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan, bagian daripada penegakan hukum dilakukan secara berbasis ilmiah. Pendalaman terhadap para saksi sedang dilakukan,” katanya.

Adapun dugaan tindak pidana yang diselidiki terkait kasus tersebut yakni penganiayaan berat sebagaimana diatur dalam Pasal 467 Ayat 2 dan atau 468 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sebelumnya diberitakan, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban dugaan penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis malam, 12 Maret 2026.

Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki oleh Polres Metro Jakarta Pusat. Polisi memastikan korban telah mendapatkan penanganan medis setelah insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Hubungan Masyarat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto membenarkan adanya peristiwa penyiraman cairan berbahaya terhadap aktivis tersebut.

"Kami membenarkan adanya peristiwa dugaan penyiraman cairan berbahaya terhadap seorang korban di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Saat ini korban telah mendapatkan penanganan medis di RSCM," kata Budi dalam keterangannya, Jumat, 13 Maret 2026.

Ilustrasi air keras.

DPR Desak Aparat Usut Tuntas Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira mengutuk keras peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus oleh orang tak dikenal

img_title

VIVA.co.id

13 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |