Karhutla Kalteng Belum Padam, Gubernur Perintahkan Penanganan Dikerahkan Maksimal

3 weeks ago 14

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Palangka Raya, VIVA Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan serius di Kalimantan Tengah. Sebanyak 15 titik kebakaran dilaporkan belum berhasil dipadamkan, sementara dari lima helikopter water bombing yang telah dikerahkan, hanya tiga unit yang masih aktif beroperasi.

Kondisi tersebut membuat Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meminta seluruh kekuatan yang tersedia dimaksimalkan untuk mempercepat penanganan karhutla. Armada udara menjadi salah satu perhatian utama, terutama untuk menjangkau lokasi yang sulit ditangani melalui jalur darat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kekuatan yang kita miliki harus dimaksimalkan. Untuk titik-titik yang sulit dijangkau melalui darat, operasi water bombing (pengeboman air) harus dioptimalkan agar pemadaman bisa dilakukan lebih cepat,” tegas Agustiar di Palangka Raya, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Agustiar saat memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.

15 Titik Karhutla Masih Belum Padam

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalimantan Tengah Ahmad Toyib melaporkan masih terdapat 15 titik kebakaran yang belum berhasil dipadamkan.

Di sisi lain, sebanyak 10 titik yang sebelumnya menjadi lokasi dengan kondisi paling parah telah berhasil dipadamkan.

Untuk mempercepat penanganan dari udara, pemerintah telah mengerahkan lima unit helikopter water bombing. Namun, tidak seluruh armada tersebut saat ini dapat digunakan.

Dari lima helikopter yang dikerahkan, tiga unit masih aktif beroperasi. Sementara dua unit lainnya berada dalam tahap perawatan atau masih menunggu suku cadang.

Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah karena karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Agustiar meminta armada udara yang tersedia digunakan secara efektif dengan mengutamakan lokasi yang paling membutuhkan penanganan.

“Kita harus melihat titik mana yang paling membutuhkan intervensi dari udara. Jangan sampai sumber daya yang ada tidak dimanfaatkan secara optimal. Semua harus diarahkan untuk mempercepat pemadaman,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puluhan Ribu Titik Panas Terdeteksi

Skala karhutla di Kalimantan Tengah juga tergambar dari jumlah titik panas yang dilaporkan. Secara keseluruhan terdapat 38.916 titik panas di wilayah tersebut.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, luas lahan yang terbakar berdasarkan laporan daerah mencapai 60.028,77 hektare. Adapun berdasarkan pantauan Sipongi, luas lahan terbakar tercatat 7.634,46 hektare.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |