Jakarta, VIVA – PT Berdikari mengambil langkah konkret dalam mematangkan proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT). Kali ini, PT Berdikari turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres proyek HAT di Malang.
Langkah proaktif ini menjadi bukti keseriusan PT Berdikari dalam menyiapkan fondasi emas bagi industri perunggasan nasional yang terintegrasi dari hulu hingga ke hilir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Direktur Pembibitan, Dr. Ir. Hari Suhada, S.Pt, M.Si., IPU, bersama tim pakar yang terdiri dari Dr. drh. Trioso Purnawarman, M.Si dan Ir. Sahrul. Kehadiran mereka difokuskan untuk menyelaraskan Feasibility Study (FS) serta site plan dengan kondisi riil di lapangan.
Rekomendasi teknis dari tim ahli ini dijadikan landasan utama agar proyek berjalan presisi, terukur, dan mematuhi regulasi yang berlaku. Dengan demikian, proyek HAT diproyeksikan mampu menjadi pilar baru bagi ketahanan pangan nasional berbasis protein hewani.
Direktur Utama PT Berdikari, Maryadi, mengatakan bahwa inisiatif tersebut merupakan ikhtiar besar perusahaan dalam membentuk ekosistem peternakan yang kuat dan terpadu.
“Melalui proyek HAT, kami ingin memperkuat kemandirian industri perunggasan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas peternak rakyat dan memperkuat kemandirian industri perunggasan nasional melalui ekosistem yang saling terhubung dari hulu hingga hilir,” ujar Maryadi dalam keterangannya, Sabtu, 16 Mei 2026.
Visi yang diusung oleh PT Berdikari ini sangat sejalan dengan agenda pemerintah pusat. Proyek HAT diharapkan mampu mengakselerasi swasembada pangan nasional sebagaimana amanat Inpres Nomor 2 Tahun 2026.
Selain itu, tata kelola proyek juga disesuaikan dengan standar tertib usaha yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 34 Tahun 2025.
Lebih jauh, proyek integrasi ini juga disiapkan sebagai langkah strategis untuk menopang keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), guna memastikan pemerataan pemenuhan kebutuhan protein hewani bagi seluruh masyarakat Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Senada dengan hal tersebut, General Manager Corporate Secretary & SR PT Berdikari, AS. Hasbi Al-Islahi, memastikan bahwa seluruh ritme pembangunan proyek dari awal hingga akhir dikawal dengan ketat.
"PT Berdikari semakin serius memastikan setiap tahapan Proyek HAT berjalan optimal, mulai dari perencanaan, pembangunan, hingga implementasi di lapangan, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peternak rakyat dan swasembada pangan nasional,” ujar Hasbi.
Kapolri di Depan Prabowo: Polri Target Bangun 1.500 SPPG di Tahun 2026
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya menargetkan Polri membangun 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.
VIVA.co.id
16 Mei 2026

4 weeks ago
20















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)