Manado, VIVA - Polisi berkomitmen mengusut tuntas penyebab kebakaran Mega Mall di Kawasan Megamas, Kota Manado, Sulawesi Utara. Hal itu diungkap Kapolres Kota Manado, Komisaris Besar Polisi Irham Halid.
"Garis polisi telah dipasang dan aliran listrik di area terdampak sengaja diputus total untuk mencegah korsleting susulan," ujar dia, Minggu, 17 Mei 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebagai rencana tindak lanjut, pihaknya bakal melakukan penyelidikan secara mendalam terkait dengan kejadian itu.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Inafis Polda Sulut untuk segera menggelar olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) secara komprehensif begitu struktur bangunan dinyatakan benar-benar aman dan dingin," tuturnya.
Selain menyelidiki penyebab api, personel Samapta dan Brimob Polda Sulut juga disiagakan di lokasi-lokasi strategis Kawasan Megamas.
Dia menjelaskan langkah tersebut guna mengantisipasi kemacetan parah serta mencegah tindakan kriminalitas, seperti penjarahan terhadap aset-aset toko di dalam mal.
Ia juga meminta masyarakat bekerja sama dengan petugas dengan tidak mendekati area reruntuhan kebakaran demi keselamatan bersama.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi atau asumsi yang belum dipastikan kebenarannya di media sosial, agar tidak menimbulkan kepanikan publik. Serahkan penanganan ini kepada kepolisian dan tim ahli," katanya.
Sebelumnya diberitakan, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu korban meninggal dunia dalam kebakaran yang terjadi di Megamall kawasan Megamas, Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang, Kota Manado.
"Korban diketahui bernama Priscillia Tamawiwy, umur 34 tahun, perempuan, alamat Perumahan GPI Paniki Manado," kata Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng di Manado, Minggu.
Nuriadin menjelaskan, pada Sabtu 16 Mei pukul 21.10 WITA, Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado memberangkatkan Tim Rescue USS Manado untuk melaksanakan tindak awal operasi evakuasi korban kebakaran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada pukul 00.15 WITA, korban berhasil ditemukan di Ruang 2 Lantai 6 gedung Megamall dan dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia, selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sulut untuk penanganan lebih lanjut.
Setelah seluruh proses pencarian dan evakuasi selesai, pada pukul 01.30 WITA Tim SAR gabungan melaksanakan debriefing. Operasi SAR kemudian dihentikan dan diusulkan untuk ditutup. (Ant)
Delapan Hari Pencarian, 24 Korban Tenggelam akibat Jembatan Putus di Wamena Berhasil Dievakuasi
Sebanyak 24 korban tenggelam di Sungai Uwe Wamena telah berhasil dievakuasi. Hal itu diungkap oleh Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Papua Pegunungan.
VIVA.co.id
17 Mei 2026

3 weeks ago
19















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)