Kabupaten Tangerang, VIVA – Memasuki hari kedelapan, proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, mulai menunjukkan perkembangan.
Dari total 12 titik api yang terdeteksi, delapan di antaranya telah berhasil dipadamkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi Hengki mengatakan, petugas gabungan masih berjibaku melakukan pendinginan di titik api yang tersisa agar kobaran tidak kembali meluas.
"Dari hasil pemantauan, terdapat 12 titik api yang teridentifikasi. Alhamdulillah hingga saat ini delapan titik api telah berhasil dipadamkan," kata Hengki, Selasa, 7 Juli 2026.
Hengki meninjau langsung lokasi kebakaran bersama Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan sejumlah instansi terkait untuk memastikan proses penanganan berjalan sesuai rencana.
Menurut dia, TPA Jatiwaringin memiliki luas sekitar 32 hektare, dengan sekitar 15 hektare di antaranya terdampak kebakaran. Hingga kini, petugas masih fokus menangani titik-titik yang masih mengeluarkan asap dan bara api.
"Sisanya masih dalam proses pendinginan dan penanganan oleh petugas di lapangan," kata dia.
Kapolda menjelaskan, api pertama kali muncul dari bagian belakang area TPA. Meski sempat dilakukan upaya pemadaman oleh para pekerja, cuaca panas disertai embusan angin kencang membuat api dengan cepat merambat ke tumpukan sampah lainnya.
Sejak laporan diterima, kata Hengki, Polda Banten bersama Polresta Tangerang langsung membentuk penanganan terpadu dengan melibatkan pemerintah daerah, BNPB, BPBD, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, serta berbagai instansi lainnya.
"Sejak awal kejadian, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, BPBD, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan serta seluruh stakeholder untuk melakukan langkah-langkah penanganan secara terpadu agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan dampaknya dapat diminimalkan," tuturnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam operasi penanganan, petugas mengerahkan berbagai peralatan, mulai dari 10 unit mobil pemadam kebakaran, helikopter water bombing, empat alat berat, hingga personel Polresta Tangerang dan jajaran Polsek untuk membantu proses pemadaman sekaligus pengamanan.
Selain mendukung proses pemadaman, personel kepolisian juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi kebakaran, jalur evakuasi, posko pengungsian, fasilitas kesehatan, hingga pengaturan lalu lintas agar kendaraan operasional dapat bergerak tanpa hambatan.
Halaman Selanjutnya
"Kami juga melaksanakan patroli untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mengamankan barang-barang milik masyarakat yang terdampak, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses penanganan berlangsung," katanya.

1 week ago
9











