Jakarta, VIVA – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menimpa YTR masih menjadi perhatian publik. Di tengah upaya kepolisian memburu Taufik Hidayat alias TH, berbagai informasi mengenai jejak keberadaan pria yang kini berstatus buron tersebut mulai bermunculan.
Setelah lokasi persembunyiannya di kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung, terungkap, kini muncul laporan warga yang mengaku melihat sosok yang diduga Taufik Hidayat di wilayah Serpong, Tangerang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan pencarian terhadap TH yang diduga menyekap dan menganiaya korban selama bertahun-tahun. Sementara itu, korban masih menjalani pemulihan setelah ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka di sekujur tubuh.
Taufik Hidayat Sempat Tinggal di Cinunuk Selama Tiga Bulan
Informasi mengenai keberadaan Taufik Hidayat sebelum kasus ini terungkap disampaikan oleh Pepen, Ketua RW 07 Kelurahan Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Menurut Pepen, pelaku dan korban sempat tinggal di salah satu rumah kontrakan atau kos di wilayahnya selama kurang lebih tiga bulan.
"Pelaku waktu itu tinggal di tempat kami hanya sekitar tiga bulan, mulai sekitar Maret atau April 2026 sampai saat kejadian. Kebetulan saat peristiwa itu terungkap, korban langsung dibawa ke rumah sakit," kata Pepen, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube TvOne, Selasa, 23 Juni 2026.
"Sebelumnya kami dari kepengurusan sudah menghimbau kepada Ketua RT agar seluruh penghuni kontrakan, khususnya di wilayah RW 07, menyerahkan data berupa KK, KTP, dan buku nikah bagi yang sudah menikah, Bu," bebernya.
Keterangan tersebut mengungkap bahwa Taufik dan korban sempat menetap cukup lama di kawasan tersebut sebelum akhirnya kasus yang menimpa YTR terungkap ke publik.
Tidak Pernah Menyerahkan Identitas
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pepen juga mengungkap bahwa pihak lingkungan sebenarnya sudah beberapa kali meminta data identitas kepada penghuni kos, termasuk kepada Taufik Hidayat. Namun, permintaan tersebut tidak pernah dipenuhi.
"Dari pihak penghuni sendiri, pelaku belum pernah memberikan identitas tersebut. Kami dari kepengurusan terus menghimbau dan meminta data-data itu, tetapi pelaku selalu beralasan surat nikah dan identitas lainnya tertinggal di daerah asalnya, yaitu Nagreg," ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Pengakuan ini menambah daftar kejanggalan yang kini menjadi perhatian publik. Pasalnya, selama tinggal di lingkungan tersebut, identitas pelaku tidak pernah tercatat secara lengkap.

1 hour ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6585873/original/001610400_1779426788-portrait-asian-woman-exercising-work-out-gym.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426394/original/026891500_1618208519-colorful-soda-drinks-macro-shot_53876-18225.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)