Kedatangan Alat Canggih Raksasa dari China Bagian dari Modernisasi

4 weeks ago 18

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:36 WIB

Jakarta, VIVA - Di masa sekarang, di mana teknologi informasi serta digitalisasi telah berkembang pesat, pelabuhan juga dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman.

Pelabuhan adalah titik sentral yang berfungsi sebagai gerbang bagi suatu negara atau daerah. Pelabuhan menjadi pendukung berputarnya roda perekonomian suatu negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengimplementasikan digitalisasi di pelabuhan. Beragam proses yang selama ini dilakukan manual, mulai dari administrasi hingga eksekusi pengurusan kargo beralih digital. Efisiensi layanan telah menjadi sebuah keniscayaan pasar global saat ini.

IPC Terminal Petikemas atau TPK menetapkan arah strategis perusahaan 2026 'Operational and Service Excellence' sebagai langkah awal pelaksanaan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026-2030.

Peta jalan atau roadmap IPC TPK 2026-2030 disusun dalam tiga tahapan pengembangan, yaitu Operational and Service Excellence, Business and Connectivity Enhancement, serta Sustainable Development.

Ketiga tahapan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan pemangku kepentingan akan layanan terminal petikemas yang andal, modern, terintegrasi, dan berdaya saing.

Baru-baru ini, IPC TPK Panjang menambah satu unit Quay Container Crane (QCC) jenis Post Panamax yang tiba di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, Lampung, menggunakan kapal MV Zheng Hua 37 asal China.

Quay Container Crane (QCC) jenis Post Panamax.

Kedatangan crane baru ini merupakan bagian dari program investasi Pelindo Terminal Petikemas untuk mendukung modernisasi serta peningkatan kapasitas dan produktivitas bongkar muat di terminal. IPC TPK Area Panjang kini memiliki total empat unit QCC yang siap memperkuat pelayanan kapal dan arus petikemas di wilayah Sumatra Bagian Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kedatangan unit QCC Post Panamax menandai babak baru modernisasi di Pelabuhan Panjang. Penambahan ini juga memastikan IPC TPK Panjang mampu menjawab kebutuhan pengguna jasa seiring meningkatnya aktivitas logistik dan arus petikemas di wilayah Sumatera Bagian Selatan," kata Manager IPC TPK Area Panjang, Anang Subagyono.

Peningkatan kapasitas tersebut sejalan dengan pertumbuhan arus petikemas IPC TPK Panjang yang terus menunjukkan tren positif. Di sepanjang 2025, terminal mencatat arus petikemas sebesar 128.675 TEUs atau tumbuh sekitar 24 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 103.700 TEUS.

Halaman Selanjutnya

Secara teknis, QCC Post Panamax ini memiliki keunggulan outreach sepanjang 45 meter dengan jangkauan 16 hingga 17 baris petikemas. Spesifikasi ini memungkinkan pelabuhan untuk melayani kapal-kapal dengan kapasitas yang lebih besar secara lebih efisien.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |