Kejagung Tunggu Sikap BGN soal Nasib 21.801 Motor Listrik MBG, Penyegelan Gudang Rampung Hari Ini

4 hours ago 3

Senin, 22 Juni 2026 - 13:16 WIB

Jakarta, VIVA – Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menunggu keputusan dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait tindak lanjut penggunaan ribuan motor listrik yang menjadi objek dalam perkara dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025–2026.

Motor listrik tersebut sebelumnya menjadi bagian dari pengadaan yang kini tengah diselidiki penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) karena diduga terjadi penggelembungan harga atau mark up dalam proses pengadaannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan pihaknya belum mengambil keputusan terkait penggunaan kendaraan tersebut dan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan BGN sebagai pihak yang berkepentingan.

“Kami tunggu BGN untuk penggunaannya,” ujar Syarief kepada wartawan di Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.

Menurut dia, tidak seluruh motor listrik yang menjadi objek penyidikan disita oleh penyidik. Karena itu, diperlukan koordinasi lebih lanjut agar pemanfaatan kendaraan tersebut dapat ditentukan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Syarief menjelaskan pembahasan mengenai penggunaan motor listrik tersebut kemungkinan tidak dilakukan pada hari yang sama dengan proses penyegelan yang sedang berlangsung.

“Mungkin tidak hari ini ya, tapi kan kami tidak sita semua,” katanya.

Penyegelan Gudang Ditargetkan Tuntas

Di sisi lain, Kejagung memastikan proses penyegelan seluruh gudang penyimpanan motor listrik yang diduga terkait kasus tersebut akan selesai pada hari ini.

Langkah penyegelan dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan untuk mengamankan barang bukti sekaligus memastikan jumlah kendaraan yang tercatat sesuai dengan kondisi fisik di lapangan.

“Hari ini selesai penyegelan untuk semuanya,” ujar Syarief.

Penyegelan gudang menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pengusutan dugaan korupsi MBG yang saat ini terus dikembangkan oleh penyidik Jampidsus.

Sebelumnya, tim penyidik telah melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah gudang penyimpanan motor listrik milik BGN yang berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dilakukan guna memverifikasi keberadaan dan jumlah kendaraan yang masuk dalam pengadaan program MBG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Verifikasi Barang Bukti di Gudang Penyimpanan

Langkah penyegelan pertama kali dilakukan setelah penyidik menemukan indikasi adanya penyimpangan dalam pengadaan motor listrik yang digunakan untuk mendukung operasional program MBG.

Halaman Selanjutnya

Direktur Penyidikan Jampidsus, Syarief Sulaeman Nahdi, sebelumnya menjelaskan bahwa kunjungan penyidik ke gudang penyimpanan dilakukan untuk memastikan jumlah kendaraan yang tersedia sekaligus mengamankan barang bukti.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |