Jakarta, VIVA – Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim S. Djojohadikusumo, mendukung penuh sinergi antara Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan PT Karya Unggulan Anak Bangsa (KUAB), dalam mendukung pengembangan kedelai nasional.
Menurutnya, kolaborasi itu merupakan langkah strategis dalam membangun fondasi menuju swasembada kedelai, sekaligus mengoptimalkan potensi lahan pertanian di Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Ini suatu kerja sama yang sangat strategis untuk bangsa Indonesia,” kata Hashim dalam keterangannya, Sabtu, 12 September 2026.
Pilot Project Penanaman Kedelai 1.000 Ha
Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai pemanfaatan lahan dan pengembangan budidaya kedelai dari hulu hingga hilir. Salah satu fokus utamanya yakni membangun Pusat Pengembangan Benih Kedelai, yang diharapkan dapat mendukung ketersediaan benih berkualitas bagi pengembangan kedelai nasional.
Hashim berharap, pengembangan kedelai nasional dapat mendorong tercapainya swasembada dalam waktu sekitar 3-4 tahun. Dia juga melihat peluang besar untuk membangun ekosistem perbenihan kedelai, yang dapat mendukung koperasi dan petani di berbagai wilayah Indonesia.
“Hendaknya kita bisa swasembada kedelai ini mungkin dalam waktu 3–4 tahun. Dan saya kira maksud kita adalah untuk menyuplai, memasok benih ke koperasi, atau ke banyak petani di seluruh Indonesia. Karena banyak lahan di Indonesia yang sangat cocok untuk kedelai,” ujarnya.
Program tersebut sejalan dengan agenda strategis Pemerintah melalui Kementerian Pertanian, dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Termasuk upaya menuju swasembada kedelai, yang diprakarsai oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman.
Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna mengatakan, sebagai BUMN yang memiliki peran strategis dalam menggerakkan sektor perkebunan nasional, PTPN Group berkomitmen mendukung berbagai program prioritas Pemerintah di bidang ketahanan pangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dukungan tersebut diwujudkan melalui optimalisasi aset dan kapabilitas perusahaan serta pengembangan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun ekosistem kedelai nasional yang produktif dan berkelanjutan.
Denaldy mengatakan Holding Perkebunan Nusantara akan menjalankan fungsi koordinasi dan fasilitasi, untuk memastikan sinergi antarentitas PTPN Group berjalan secara terarah, terukur, dan sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Halaman Selanjutnya
“PTPN Group siap mengambil peran dalam mendukung pengembangan kedelai nasional melalui kolaborasi yang terukur dan berbasis kelayakan. Program ini akan dijalankan secara bertahap agar model bisnis, produktivitas, kesiapan lahan, serta keberlanjutannya dapat diuji dan dievaluasi secara objektif,” ujarnya.

9 hours ago
1












