Kekecewaan Timnas Italia: Lautaro Martinez Bela Alessandro Bastoni dari Hujatan Publik

2 weeks ago 7

Senin, 6 April 2026 - 11:29 WIB

Milan, VIVA – Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara terbuka membela rekan setimnya, Alessandro Bastoni, yang kini tengah menjadi sasaran kritik tajam publik Italia. Bastoni dianggap sebagai "biang keladi" kegagalan Timnas Italia melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.

Hujatan terhadap bek tengah tersebut mencuat setelah ia menerima kartu merah pada laga krusial play-off kualifikasi zona Eropa melawan Bosnia dan Herzegovina, 1 April lalu. Bermain dengan 10 orang sejak menit ke-41, Italia akhirnya harus menyerah lewat adu penalti (1-4) setelah bermain imbang 1-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya Merinding"

Menanggapi tekanan yang dialami rekannya, Lautaro Martinez mengaku geram dengan kritik yang dianggap mengabaikan kerja keras para pemain di lapangan.

“Ketika orang-orang membicarakan Bastoni dan anggota tim lainnya, saya merinding. Semua orang telah memberikan segalanya di lapangan,” ujar pemain yang akrab disapa El Toro tersebut, dikutip dari laman resmi Inter, Senin (6/4).

Pemain timnas Argentina itu menegaskan bahwa kegagalan melaju ke Piala Dunia adalah pil pahit bagi seluruh anggota tim, namun hal tersebut tidak lantas menghapus dedikasi yang telah mereka berikan.

Tren Negatif Sepak Bola Italia

Kegagalan ini menjadi sejarah kelam bagi sepak bola Italia. Untuk ketiga kalinya secara beruntun, jawara dunia empat kali tersebut harus absen dari panggung tertinggi sepak bola dunia. Meski begitu, Lautaro menilai para pemain Inter yang membela Gli Azzurri tetap layak dihormati.

“Para pemain Italia tidak pergi ke Piala Dunia, tetapi mereka bekerja dengan kepala tegak dan memberikan segalanya—mereka adalah contoh dan kita dapat melihatnya,” tambah Lautaro.

Penurunan Performa adalah Manusiawi

Sebagai sesama pemain profesional, Lautaro memahami bahwa tekanan tinggi bisa memicu kesalahan di lapangan. Baginya, kartu merah atau penurunan performa adalah bagian dari dinamika sepak bola yang bisa menimpa siapa saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Setiap dari kita memberikan yang terbaik, dan setiap orang bisa mengalami penurunan performa,” pungkasnya.

Pembelaan sang kapten ini diharapkan dapat meredam tensi di internal tim dan membantu Bastoni fokus kembali membela Nerazzurri di kompetisi domestik, di tengah luka mendalam publik sepak bola Italia yang kembali gagal mentas di Piala Dunia.

Pemain Inter Milan, Nicolo Barella

Jadi Kambing Hitam Kegagalan Timnas Italia, Barella dan Bastoni Bangkit Bersama Inter Milan

Kemenangan telak 5-2 Inter Milan atas AS Roma pada Minggu malam tidak hanya menjadi ajang pamer kekuatan di jalur Scudetto, tetapi juga menjadi momen emosional yang menda

img_title

VIVA.co.id

6 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |