Kelakar Prabowo saat Nilai Tukar Dolar Naik: Selama Purbaya Bisa Senyum, Nggak Usah Khawatir

4 weeks ago 8

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:00 WIB

Nganjuk, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung soal nilai tukar dolar terhadap rupiah yang mengalami kenaikan. Ia berkelakar bahwa ketika Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa masih tersenyum, maka kondisi keuangan negara aman.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Kepala Negara menyampaikan terima kasihnya kepada jajaran Menteri Kabinet Merah Putih yang sudah bekerja sama dalam membangun Indonesia.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyerahkan uang denda administratif Satgas PKH Rp10,2 T ke Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :

  • Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

“Saudara-saudara terima kasih, koperasi nanti akan terbukti menjadi kebanggaan kita semua. Saya terima kasih kepada Menko Pangan, semua menteri ini satu tim, tidak bisa kalau kalau tidak satu tim,” kata Prabowo.

“Kalau Mendagri tidak dukung? Tidak bisa. Bupati tidak dukung? Tak bisa. Kepala Desa tidak dukung? Tidak bisa. Mendagri, Gubernur, semua sampai bawah. TNI tidak dukung? Tak bisa. Kapolri tidak dukung? Tak bisa. Ini adalah teamwork. Seluruh tim bekerja," sambungnya.

Prabowo kemudian menjelaskan peran masing-masing Menteri dalam menjalankan tugasnya. Termasuk pengelolaan keuangan negara yang berada di bawah tanggung jawab Kementerian Keuangan.

Ia pun menyinggung sosok Purbaya yang saat ini sangat populer. Prabowo mengatakan kondisi keuangan masih tetap aman jika Purbaya masih tersenyum.

“Menteri-menteri ada yang ngurus legalitas masalah hukumnya, ada yang ngurus keuangan. Purbaya sekarang populer banget, Purbaya itu. Selama Purbaya bisa senyum, tenang aja, ngga usah kalian khawatir itu,” ungkapnya.

Menurutnya, fluktuasi nilai tukar dolar tak perlu terlalu dikhawatirkan oleh masyarakat di tingkat desa. Dia menilai dampak langsung pelemahan atau penguatan rupiah lebih banyak dirasakan oleh kelompok yang sering bertransaksi atau bepergian ke luar negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar. Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri, ayo. Siapa ini? Mbak Titiek ini pusing ini. Mana lagi ini? Menteri, pengusaha, coba aku cek ke mana itu," imbuhnya.

Prabowo juga menegaskan fundamental ekonomi Indonesia kuat. Maka itu, dia meminta masyarakat tetap percaya terhadap kekuatan Indonesia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |