Ketum PSSI Ungkap Alasan Oxford United dan Tim Malaysia Tak Ikut Piala Presiden 2026

1 week ago 1

Senin, 6 Juli 2026 - 19:37 WIB

Jakarta, VIVA – Komposisi peserta Piala Presiden 2026 mengalami perubahan signifikan dibanding edisi sebelumnya. Setelah sempat menghadirkan klub asal Inggris Oxford United pada turnamen tahun lalu, kini tim tersebut dipastikan tidak lagi ambil bagian. Selain itu, tidak adanya wakil Malaysia juga menjadi sorotan publik di kawasan Asia Tenggara.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan bahwa keputusan tidak melibatkan Oxford United maupun klub Malaysia bukan tanpa pertimbangan. Menurutnya, aspek jadwal hingga konsep turnamen menjadi faktor utama dalam penyusunan peserta edisi kali ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada edisi sebelumnya, Oxford United yang diperkuat dua pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, memang menjadi salah satu daya tarik besar. Klub asal Inggris yang berlaga di kasta ketiga tersebut bahkan mampu melaju hingga partai final sebelum akhirnya kalah 1-2 dari Port FC asal Thailand yang diperkuat Asnawi Mangkualam.

Erick menegaskan bahwa format turnamen tahun ini dibuat lebih selektif agar tetap menghadirkan daya tarik kompetitif sekaligus menjaga keseimbangan jadwal klub peserta.

‎"Memang kan Piala Presiden ini harus menarik. Kenapa kita juga improvisasi tahun ini dengan ada klub-klub legendaris dan juga klub-klub dari ini, ya sebagai tontonan yang menariklah," kata Erick yang merupakan pemilik Oxford United itu, pada jumpa pers Piala Presiden 2026 di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Senin 6 Juli 2026.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat memberikan keterangan dalam konferensi pers Piala Presiden 2026 di Jakarta

Photo :

  • Abdul Aziz Masindo/VIVA.co.id

Di Piala Presiden 2026, jumlah peserta meningkat menjadi delapan tim dari sebelumnya enam klub. Lima klub Indonesia yang ambil bagian adalah Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Arema FC.

Tiga slot internasional diisi Port FC (Thailand), DPMM FC (Brunei Darussalam), serta Tampines Rovers (Singapura). Oxford United yang sebelumnya tampil, kini digantikan oleh dua wakil Asia Tenggara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Erick menyebut, keputusan tersebut juga tidak lepas dari padatnya agenda kompetisi dan kebutuhan waktu recovery pemain jelang musim baru liga domestik.

Terkait absennya Malaysia, Erick mengungkapkan bahwa sebenarnya ada rencana untuk mengundang klub dari negara tersebut. Namun, skema tersebut akhirnya tidak memungkinkan untuk direalisasikan.

Halaman Selanjutnya

"‎Kemarin ada pemikiran, tapi karena jumlahnya mau delapan, takutnya nambah klub nambah jadwal," ujar Erick usai konferensi pers Piala Presiden 2026 di Jakarta, Senin 6 Juli 2026.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |