Kiai Ponpes di Pati Cabuli Puluhan Santriwati, Sahroni Desak Pelaku Ditahan

1 week ago 11

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:52 WIB

Jakarta, VIVA – Puluhan santriwati diduga menjadi korban pencabulan oleh seorang kiai di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng).

Seorang kiai tersebut bernama inisial A alias Ashari atau Mbah Walid itu telah ditetapkan oleh tersangka oleh Polresta Pati. Namun, hingga kini tersangka pencabulan itu belum dijebloskan ke penjara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menekankan pentingnya ketegasan aparat penegak hukum kepada pelaku. Hal tersebut guna memberi efek jera dan peringatan untuk pondok pesantren (ponpes) lainnya.

“Penegak hukum wajib hukum berat pelaku pemerkosa para santriwati itu, agar aksi biadab serupa tidak terulang di ponpes yang lain. Kalau sudah dipanggil dua kali nggak datang, maka polisi wajib jemput paksa. Kemudian perihal korban yang cabut laporan, saya menduga ada intervensi, makanya korban jadi ketakutan. Polisi harus selidiki juga dugaan itu,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Selasa 5 Mei 2026.

Sementara itu, Sahroni juga menyoroti aspek pengawasan dari Kementerian Agama (Kemenag) yang dinilai kurang ketat. Ia juga meminta perizinan ponpes tersebut dievaluasi

“Pengawasan Kemenag juga harus ditingkatkan. Ini kebetulan kasusnya terlihat dan ketahuan jadi bisa ditindak, nah kalau yang nggak ketahuan ini gimana? Maka ini jadi PR besar buat Kemenag. Lalu kalau terbukti pihak yang diduga pelaku adalah pemilik ponpes, maka ponpes tersebut wajib dievaluasi perizinannya karena bisa saja terulang kembali kejadian hal serupa,” kata Sahroni.

Gus Salam (kiri)

Soroti Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Gus Salam: Negara Harus Hadir Pemulihan Kondisi Korban

KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam menyoroti kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

img_title

VIVA.co.id

5 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |