Korban Kebakaran di Bangkok Bertambang, 72 Luka-luka dan 45 Orang Masih Hilang

1 day ago 2

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:59 WIB

Bangkok, VIVA – Jumlah korban terluka akibat kebakaran di sebuah restoran di Bangkok meningkat menjadi 72 orang, sementara 45 lainnya masih dinyatakan hilang, menurut Pusat Bantuan dan Koordinasi Administrasi Kota Bangkok.

"Jumlah korban luka dalam kebakaran di restoran bir Rong Beer Na Lat Phrao saat ini mencapai 72 orang, 25 di antaranya dalam kondisi serius. Sebanyak 45 orang masih dianggap hilang," demikian pernyataan tersebut dilansir dari Antara, Selasa, 14 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, media melaporkan 63 orang terluka, 22 di antaranya dalam kondisi serius dan kritis.

Media Thailand melaporkan bahwa tempat tersebut memiliki izin sebagai restoran dengan pertunjukan musik langsung dan memiliki dua pintu keluar darurat.

Pihak otoritas sedang menyelidiki apakah salah satu pintu keluar tersebut terhalang ketika kebakaran terjadi.

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan sebagian besar korban meninggal karena menghirup asap setelah “asap dari pemutus sirkuit di dekat panggung, diikuti oleh pemadaman listrik dan ledakan.”

“Sebagian besar korban berlari ke belakang, ke toilet tanpa jalan keluar, mungkin karena panik akibat api dan asap,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Anadolu melaporkan bahwa sedikitnya 27 orang tewas dan 63 terluka, termasuk 22 luka kritis, setelah kebakaran melanda sebuah tempat hiburan di distrik Chatuchak, Bangkok, menurut otoritas Thailand.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan bahwa tidak ada korban Warga Negara Indonesia (WNI) dalam musibah kebakaran di kawasan Lat Phrao, Bangkok, tersebut.

Ilustrasi kebakaran

Kebakaran Restoran di Bangkok, 30 Orang Tewas

Sedikitnya 30 orang tewas saat api melahap sebuah restoran yang penuh sesak di Bangkok, Thailand, sekitar tengah malam waktu setempat, Minggu 12 Juli 2026.

img_title

VIVA.co.id

13 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |