VIVA – Kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026 berbuntut panjang. Setelah dipastikan tersingkir sejak fase grup, Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) akhirnya menyampaikan permintaan maaf resmi kepada publik sekaligus mulai menyusun langkah pembenahan.
Ksatria Taeguk dipastikan gagal melaju ke babak berikutnya pada Minggu (28/6/2026) pagi WIB. Harapan mereka pupus setelah Republik Demokratik Kongo mengalahkan Uzbekistan 3-1, hasil yang membuat Korea Selatan tidak lagi berpeluang finis sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tak lama setelah kegagalan tersebut, pelatih kepala Hong Myung-bo memilih mengundurkan diri dari jabatannya.
Hong Myung-bo saat tangani Timnas Korea Selatan
Photo :
- REUTERS/Amanda Perobelli
Situasi semakin memanas karena Hong Myung-bo dikabarkan menerima ancaman pembunuhan dari sejumlah oknum suporter. Bahkan saat tiba di Bandara Incheon pada Selasa (30/6/2026), ia mendapat sorakan dan hujatan dari ratusan pendukung yang kecewa.
KFA Akhirnya Minta Maaf
Untuk pertama kalinya sejak kegagalan di Piala Dunia 2026, KFA menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada para pencinta sepak bola Korea melalui unggahan di media sosial berjudul,'Pesan untuk Penggemar Sepak Bola Kami'.
"Kami dengan tulus meminta maaf karena telah mengecewakan Anda dengan hasil yang jauh dari harapan."
KFA menegaskan bahwa kegagalan di turnamen kali ini akan dijadikan bahan evaluasi menyeluruh demi memperbaiki masa depan sepak bola Korea.
"Dengan mengambil kegagalan turnamen ini sebagai pelajaran, kami akan mempersiapkan masa depan sepak bola Korea dengan cara baru melalui refleksi dan introspeksi yang mendalam."
"Kami akan dengan rendah hati mendengarkan semua teguran dan kritik Anda dan berupaya membangun sepak bola Korea yang lebih baik."
Bantah Isu Konflik Internal
Dalam pernyataan yang sama, KFA juga membantah berbagai laporan yang beredar mengenai dugaan konflik di dalam skuad selama Piala Dunia.
"Kami juga ingin memberi tahu Anda bahwa laporan spekulatif baru-baru ini yang didasarkan pada berbagai informasi yang belum diverifikasi sama sekali tidak benar."
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Asosiasi kembali menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter atas situasi yang terjadi.
"Sekali lagi kami menundukkan kepala memohon maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran bagi para penggemar sepak bola yang sangat prihatin terhadap sepak bola Korea."
Halaman Selanjutnya
"Kami akan terus berupaya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan kemurnian yang melekat pada sepak bola."

1 week ago
6











