KPK Temukan 55 Kg Platinum di Mobil Bupati Langkat, Nilainya Ditaksir Tembus Rp40 Miliar

1 week ago 3

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:22 WIB

Jakarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan mengejutkan dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim. Penyidik menemukan sebanyak 55 kilogram logam mulia yang diduga berjenis platinum atau platina di dalam mobil milik Syah Afandin.

Temuan tersebut kini menjadi salah satu fokus penyidikan KPK. Selain menelusuri asal-usul logam mulia tersebut, penyidik juga akan memastikan keaslian barang bukti dengan melibatkan pihak yang memiliki kompetensi di bidang logam mulia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan logam mulia itu ditemukan saat tim melakukan OTT pada Kamis, 2 Juli 2026.

"Tim juga menemukan 55 keping logam platinum dengan total berat kurang lebih 55 kilogram di mobil SAF," ujar Taufik dalam konferensi pers, Jumat, 3 Juli 2026.

Nilai Platinum Ditaksir Capai Rp40 Miliar

Berdasarkan penelusuran awal, KPK memperkirakan setiap keping logam tersebut memiliki nilai sekitar Rp900 juta.

Dengan jumlah mencapai 55 keping, nilai keseluruhan logam mulia yang ditemukan diperkirakan mencapai sekitar Rp40 miliar.

"Dugaan awal itu ada nilainya karena kalau kita browsing di website yang umum bahwa itu bernilai per kepingnya itu Rp900 jutaan. Sudah dicek di website sehingga kalau dikalikan 55 keping itu sekitar Rp40-an miliar," kata Taufik.

Meski demikian, KPK menegaskan nilai tersebut masih merupakan estimasi awal. Penyidik masih akan melakukan pendalaman untuk memastikan nilai sebenarnya dari barang bukti yang ditemukan.

KPK Akan Telusuri Asal-usul dan Keaslian Platinum

Selain menghitung nilai ekonominya, penyidik juga akan meminta klarifikasi kepada Syah Afandin mengenai asal-usul logam mulia tersebut.

KPK juga akan menggandeng ahli dari lembaga yang memiliki kompetensi untuk memastikan apakah logam yang ditemukan benar merupakan platinum asli.

"Terkait dengan keasliannya juga kita akan minta kepada ahli mungkin dari Antam, Pegadaian yang memang mempunyai kualifikasi untuk mengetahui barang itu asli atau tidak," jelas Taufik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi bagian dari proses penyidikan terhadap perkara yang sedang ditangani KPK.

KPK Sita Uang Tunai dan Rekening Bank

Halaman Selanjutnya

Selain menemukan puluhan kilogram logam mulia, penyidik KPK juga menyita sejumlah barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan suap proyek.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |