Kronologi Lengkap Taufik Hidayat Lakukan Penyiksaan, Wajah YTR Dipukuli Pakai Helm hingga Meja

2 hours ago 1

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:30 WIB

Jakarta, VIVA – Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Rudi Setiawan membeberkan kronologi lengkap Taufik Hidayat melakukan penyekapan, penculikan dan penyiksaan terhadap YTR

Peristiwa tersebut bermula saat keduanya berkenalan lewat aplikasi Tinder pada tahun 2024 lalu. Keduanya merasa cocok dan tinggal bersama di suatu kos-kosan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini diawali tahun 2024, perkenalan melalui aplikasi Tinder. Mereka berkenalan, merasa dekat, berhubungan dan sepertinya hidup satu rumah di dalam tempat kos," kata Irjen Rudi di Polda Jabar, Jumat, 26 Juni 2026.

Setelah itu, Taufik Hidayat dan korban berpindah-pindah dari satu kos ke kos-kosan yang lain dari bulan Mei 2024 hingga Juni 2026. Irjen Rudi mengungkapkan ada empat lokasi kos-kosan yang sempat keduanya tinggali.

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan, YTR dan Taufik Hidayat

Photo :

  • Kolase VIVA/ tim tvOnenews

"Terjadilah perpindahan-perpindahan tempat ketika mereka menjalani hubungan dari Mei 2024 sampai ke 2026 bulan Juni. Berdasarkan informasi yang kami temukan itu ada 4 lokasi tempat tinggal mereka dan tentunya ini sudah kami lakukan olah TKP," kata dia.

YTR Disiksa Taufik Hidayat

Irjen Rudi mengatakan YTR mengalami penyiksaan selama tinggal bersama Taufik Hidayat. Taufik menyundut korban dengan rokok hingga memukul kepala.

"Dalam kurun waktu bulan Mei 2024 hingga bulan Juni 2026 di wilayah Bandung telah terjadi penganiayaan berat. Di mana pelaku melakukan beberapa kekerasan, menyundut badan korban dengan rokok, memukul kepala dengan tangan kosong," kata Irjen Rudi.

Ia menambahkan wajah dan mulut juga sempat dipukul oleh Taufik Hidayat. Bahkan telinga korban dipukul menggunakan helm berulang kali.

"Memukul wajah korban, kepala, mulut, telinga menggunakan helm (ini dilakukan berulang-ulang), memukul dengan menggunakan meja kecil, pemantik korek api berbentuk pistol, sehingga mengakibatkan korban luka berat," kata Irjen Rudi.

"Dan melakukan penyekapan dengan cara mengunci korban dalam kamar dan meninggalkan pergi dalam keadaan tidak berdaya. Inilah peristiwa yang dilaporkan," sambungnya.

Awal Mula Pencarian YTR

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Irjen Rudi menyebut korban YTR bekerja di suatu perusahaan Nabati di Pasteur, Bandung, Jawa Barat. Namun, korban sempat memberikan kabar kepada keluarga bahwa YTR pindah ke Majalengka.

"Tetapi berulang kali informasi-informasi tentang keberadaan korban itu di cek di tempat kos, di tempat kerja, tidak ada," kata Irjen Rudi.

Halaman Selanjutnya

Lantas pihak keluarga berusaha menghubungi YTR melalui media sosial Facebook karena ponsel milik korban tidak bisa dihubungi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |