VIVA –Di era digital seperti saat ini, internet telah membuka berbagai peluang pekerjaan baru yang menjanjikan. Salah satu peluang pekerjaan yang belakangan menjadi primadoan adalah content creator.
Menjadi konten kreator di platform seperti Instagram, TikTok hingga YouTube disebut sangat menguntungkan terlebih jika kamu mampu menarik banyak pengguna media sosial. Melansir berbagai sumber, gaji content creator pemula di Indonesia umumnya mencapai Rp3,5-6 juta per bulan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara level menengah hingga senior bisa mendapatkan Rp8-15 juta per bulan. Angka ini tergantung skill dan kebijakan dari perusahaan tempat dia bernanung.
Besarnya gaji atau penghasilan content creator tidak hanya ditentukan oleh jumlah followers. Saat ini, brand juga mempertimbangkan kualitas audience dan performa konten sebelum bekerja sama dengan seorang creator.
Beberapa faktor yang paling memengaruhi gaji content creator antara lain seperti jumlah audience, engagement rate, niche konten, konsistensi upload, kualitas video, kemampuan personal branding, serta kemampuan membangun komunitas.
Bagaimana Mau Memulai?
Disebut menjanjikan, namun untuk bisa terjun ke dunia konten kreator sendiri bukan berarti kamu bisa asal-asalan. Beauty content creator, Alfina sempat menyebut bahwa meski menjanjikan ada banyak tantangan yang dihadapinya.
"Iya jujur menjanjikan. tapi nggak semudah itu untuk 'nyemplung' ada banyak strugglenya, kadang stuck gitu," kata dia.
Alfina juga membagikan beberapa tips bagi siapa saja yang ingin terjun ke dunia content creator. Menurutnya, hal paling penting adalah memiliki kemauan untuk terus berkembang, mampu beradaptasi dengan perubahan, dan menjaga konsistensi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kita mulai itu gampang yang susah itu konsistennya. Kalau udah mulai nih terus apa lagi, jadi harus mau beradaptasi sama trend, sama perkembangan zaman. Jangan malu-malu kalau mau jadi content creator," kata dia.
Selain itu, Alfina mengingatkan agar tidak berkecil hati jika konten yang diunggah masih mendapatkan sedikit likes. Menurutnya, kondisi tersebut sangat wajar dialami oleh content creator yang baru memulai. Hal yang penting kata dia adalah terus belajar memahami apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh pengguna media sosial.
Halaman Selanjutnya
Ia menjelaskan, masukan dari kolom komentar bisa menjadi bahan evaluasi untuk menemukan jenis konten yang paling disukai audiens. Setelah menemukan konten yang berhasil menarik perhatian, fokuslah untuk terus mengembangkannya.

2 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)



