KSP Ungkap Maksud Omongan Prabowo Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar

3 weeks ago 11

Senin, 18 Mei 2026 - 20:37 WIB

Bekasi, VIVA Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengatakan pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal.

"Beliau pemimpin yang bijak, maksudnya di daerah itu tidak kenal dolar. Di daerah makan dengan sumber daya alam yang lokal," kata Kepala Staf Kepresidenan Dudung menjawab pertanyaan wartawan usai meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemimpin Kantor Staf Presiden (KSP) itu menyebut bahwa warga desa kebanyakan menggunakan sumber daya lokal seperti jagung, ikan dan ayam yang sudah tersedia atau dikembangkan di wilayah masing-masing.

"Pengertiannya seperti itu, tidak usah ditanggapi yang berlebihan saya rasa," kata Dudung menambahkan.

Dalam kesempatan itu dia juga menggarisbawahi bahwa pelemahan mata uang terhadap dolar AS juga dialami oleh negara lain bukan hanya Indonesia.

"Tapi yang jelas menurut beliau pangan tetap terjaga, kita masih bisa," jelas Dudung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto Prabowo dalam peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu 16 Mei meyakinkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meskipun nilai tukar rupiah melemah (undervalued) terhadap dolar AS dalam beberapa pekan terakhir.

"Percaya ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat. Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita, percaya kepada rakyat kita. Semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat," kata Presiden.

Ilustrasi Polri.

Komisi III DPR Dukung Masa Jabatan Kapolri Maksimal 3 Tahun

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mengatakan dirinya mendukung pembatasan masa jabatan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) maksimal tiga tahun.

img_title

VIVA.co.id

18 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |