Kuliner Peranakan Lagi Naik Daun, Laksa dan Nasi Ayam Berempah Jadi Buruan

1 day ago 2

Rabu, 22 April 2026 - 15:24 WIB

Jakarta, VIVA – Kuliner Peranakan terus menemukan tempat di tengah selera masyarakat urban yang dinamis. Perpaduan rasa dari berbagai budaya seperti Indonesia, Malaysia, hingga Singapura membuat jenis masakan ini terasa familiar, namun tetap memiliki kekhasan tersendiri. Hal inilah yang dihadirkan oleh Baia Nonna melalui konsep restoran yang mengedepankan kehangatan keluarga dan warisan resep lintas generasi.

Mengusung figur “Nonna” sebagai simbol, restoran ini mencoba menghadirkan pengalaman bersantap yang tidak hanya soal rasa, tetapi juga cerita di balik setiap hidangan. Konsep tersebut menjadi benang merah dalam keseluruhan menu yang ditawarkan, dari hidangan utama hingga suasana ruang makan yang terasa hangat dan modern. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aulia Rahman, selaku Deputy General Manager Baia Nonna, menjelaskan bahwa figur Nonna memiliki makna yang lebih dalam bagi brand ini.

“Bagi kami, Nonna bukan sekadar figur, tetapi simbol kehangatan rumah, tradisi keluarga, dan cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui kampanye ‘It’s Nonna Halal’, kami ingin mengajak lebih banyak keluarga Indonesia untuk menikmati warisan kuliner Peranakan dengan rasa nyaman dan penuh kepercayaan," ujarnya saat peresmian Sertifikasi Halal di Baia Nonna, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa 21 April 2026. 

Dari sisi menu, beberapa hidangan menjadi favorit pengunjung karena cita rasanya yang khas namun tetap mudah diterima lidah lokal. Nasi ayam berempah misalnya, menawarkan perpaduan rempah yang kaya dengan rasa gurih yang seimbang. Menu ini kerap menjadi pilihan untuk makan siang maupun makan malam.

Sementara itu, laksa juga menjadi salah satu menu unggulan yang banyak diminati. Kuahnya yang kaya rasa dengan sentuhan santan menghadirkan sensasi gurih dan sedikit pedas yang menggugah selera. Hidangan ini cocok bagi mereka yang ingin menjelajahi kekayaan rasa Peranakan dalam satu mangkuk.

“Menunya kita lebih ke peranakan sih ya, campuran Malaysia, Singapura, Indo. Jadi lebih familiar lah buat kita makan sehari-hari. Bisa buat lunch, bisa buat eat time, buat dinner pun juga masih oke," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya

Seiring meningkatnya minat terhadap kuliner Peranakan, restoran seperti Baia Nonna mencoba tetap relevan dengan menghadirkan inovasi tanpa meninggalkan akar tradisi. Salah satu langkah yang baru dilakukan adalah dengan mengantongi sertifikasi halal, yang diharapkan dapat memperluas jangkauan pengunjung.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |