Jakarta, VIVA – Benarkah orang yang memperoleh kekayaan melalui pesugihan akan menjadi budak jin atau makhluk gaib setelah meninggal dunia? Pertanyaan semacam ini masih sering muncul di tengah masyarakat. Berbagai cerita yang beredar dari mulut ke mulut membuat banyak orang percaya bahwa pelaku pesugihan akan menerima balasan tertentu di alam kubur, termasuk menjadi budak makhluk gaib yang pernah membantunya selama hidup.
Meski kisah-kisah tersebut kerap berkembang sebagai mitos, Islam memiliki pandangan tersendiri mengenai pesugihan. Dalam ajaran agama, yang menjadi fokus bukanlah cerita mistis yang belum tentu benar, melainkan bagaimana hukum seseorang mencari harta dengan cara meminta bantuan selain kepada Allah SWT.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pendakwah Buya Yahya pun memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut. Menurutnya, inti persoalan pesugihan bukan sekadar soal kaya atau miskin, tetapi menyangkut akidah seseorang ketika mencari rezeki melalui jalan yang bertentangan dengan syariat.
Dalam penjelasannya, Buya Yahya menerangkan bahwa pesugihan merupakan cara memperoleh kekayaan melalui bantuan makhluk gaib, seperti jin atau setan, dengan praktik perdukunan maupun sihir.
Ia mengatakan bahwa bentuk pesugihan dapat berbeda-beda di masyarakat. Ada yang dikaitkan dengan tuyul, babi ngepet, blorong, hingga berbagai ritual tertentu. Namun menurutnya, semua itu memiliki hakikat yang sama.
"Definisi orang yang pesugihan adalah orang yang mencari kekayaan dengan cara berurusan dengan dunia sihir, dunia perdukunan, dibantu oleh setan, dibantu oleh jin, dibantu oleh makhluk yang tidak terlihat,” kata Buya Yahya yang dikutip pada Rabu, 8 Juli 2026.
Buya Yahya menjelaskan bahwa dalam praktiknya, istilah yang digunakan masyarakat memang beragam.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Ada saat-saat disebut dengan istilah tuyul, sesaat disebut dengan kera putih, sesaat disebut dengan blorong. Tapi sebetulnya intinya adalah mereka sudah keluar daripada keyakinan kepada Allah dan tidak mencari rezeki dengan cara yang benar,” katanya lagi.
Menanggapi pertanyaan apakah pelaku pesugihan akan menjadi budak jin setelah meninggal dunia. Disebutkan Islam tidak memiliki dalil yang menyatakan bahwa roh seseorang otomatis menjadi budak jin atau makhluk gaib setelah meninggal dunia.
Halaman Selanjutnya
Yang pasti, seseorang akan menghadapi kehidupan alam barzakh sesuai dengan amal dan keimanannya selama hidup di dunia. Karena itu, yang perlu menjadi perhatian bukanlah cerita-cerita mistis yang belum memiliki dasar syariat, melainkan konsekuensi dosa akibat melakukan kesyirikan.

1 week ago
3











