Lagu Kebangsaan Iran Kembali Dicemooh di Piala Dunia 2026 Sebelum Laga Kontra Belgia

3 weeks ago 5

Senin, 22 Juni 2026 - 07:00 WIB

VIVA – Lagu kebangsaan Iran lagi-lagi dicemooh di Piala Dunia 2026. Ini kembali terjadi dalam pertandingan melawan Belgia pada Senin (22/6/2026) dini hari WIB.

Team Melli melakoni laga keduanya di Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium lagi, Inglewood. Di tempat yang sama pada pekan lalu, mereka bermain menghadapi Selandia Baru yang berakhir imbang 2-2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga kedua juga berakhir imbang. Kali ini, Iran menahan Belgia dengan skor 0-0 setelah The Red Devils kehilangan Nathan Ngoy yang dikartu merah sejak menit ke-67.

Selain sama-sama imbang, kedua laga juga sama-sama diawali oleh lagu kebangsaan Iran yang dicemooh. Sebagaimana dilaporkan oleh Independent, publik Los Angeles kembali mencemooh lagu kebangsaan Iran sebelum laga kontra Belgia.

“Penyiar FIFA di stadion meminta para penggemar untuk ‘bertepuk tangan untuk perdamaian,’ tetapi responsnya relatif tenang dengan hanya sedikit suara yang mendukung pesan tersebut,” tulis Independent.

Dilaporkan oleh Independent, sekitar 300 hingga 500 penolak rezim Iran berkumpul di luar stadion. Mereka menyatakan untuk tidak menghadiri laga ini karena berarti mendukung Teheran.

Di dalam, sejumlah fans mencemooh lagu kebangsaan Iran. Padahal, mereka adalah warga keturunan Iran yang tinggal di Amerika Serikat, sebagaimana dilaporkan Independent.

Los Angeles adalah rumah terbesar untuk komunitas warga Iran di luar negeri. Banyak warga Iran yang meninggalkan negara mereka setelah Revolusi Islam terjadi pada 1979 silam.

Lagu kebangsaan yang digunakan pada saat ini dianggap sebagai perwakilan rezim setelah Revolusi Islam. Itu sebabnya sejumlah warga Iran di AS ini justru mencemooh lagu kebangsaan mereka.

Iran melalui Piala Dunia 2026 ini dengan banyak persoalan karena situasi geopolitik yang memanas sejak Februari tahun lalu. Partisipasi mereka di Piala Dunia 2026 bahkan sempat diragukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tim asuhan Amir Ghalenoei akhirnya bisa tetap berpartisipasi di Piala Dunia dengan bermarkas di Tijuana, Meksiko, dekat perbatasan AS. Mereka hanya berangkat ke Amerika Serikat hanya sehari sebelum laga dan langsung diterbangkan kembali ke Tijuana setelah laga berakhir.

Walau begitu, Iran sebenarnya memulai petualangan mereka di Piala Dunia hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menandatangani perjanjian damai. Hal ini untuk mengakhiri perang Amerika dengan Iran. (rda)

Timnas Iran di laga kontra Belgia

Amerika Serikat Bakal Pusing, Timnas Iran Jaga Peluang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 usai Tahan Belgia

Timnas Iran masih berhasil menjaga peluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai menahan Belgia tanpa gol. Ini akan merepotkan Amerika Serikat selaku tuan rumah.

img_title

VIVA.co.id

22 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |