VIVA – Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, kembali menunjukkan kelasnya di panggung Piala Dunia 2026. Penyerang berusia 39 tahun itu tidak hanya membawa Albiceleste unggul saat menghadapi Tanjung Verde pada babak 32 besar, tetapi juga menorehkan sederet rekor baru yang semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola.
Gol yang dicetak Messi sebelum pertandingan memasuki menit ke-30 menjadi gol ketujuhnya di Piala Dunia 2026. Catatan tersebut membuat bintang Inter Miami itu semakin kukuh di persaingan perebutan Sepatu Emas sekaligus menjaga tren impresifnya yang selalu mencetak gol di setiap pertandingan turnamen sejauh ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perjalanan Messi di Piala Dunia edisi kali ini memang luar biasa. Ia membuka turnamen dengan hattrick ke gawang Aljazair, kemudian mencetak dua gol saat menghadapi Austria, satu gol ke gawang Yordania, dan kini kembali mencatatkan namanya di papan skor saat menghadapi Tanjung Verde.
Konsistensi tersebut menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang bagi Messi untuk tetap tampil di level tertinggi. Meski telah memasuki penghujung kariernya, peraih delapan trofi Ballon d'Or itu masih menjadi motor utama permainan Argentina dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada edisi sebelumnya.
Apabila Argentina mampu kembali menjadi juara Piala Dunia 2026, maka La Albiceleste akan masuk dalam daftar tim elite yang sukses mempertahankan gelar juara dunia. Sebelumnya, hanya Italia pada 1938 dan Brasil pada 1962 yang berhasil mencatatkan prestasi tersebut.
Selain membawa Argentina semakin dekat menuju target besar, gol ke gawang Tanjung Verde juga membuat Messi menyamai rekor berusia 64 tahun. Berdasarkan data Opta, Messi kini menjadi pemain keempat dalam sejarah yang mampu mencetak gol pada lima pertandingan babak gugur Piala Dunia secara beruntun.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelum Messi, pencapaian tersebut hanya pernah diraih Leonidas bersama Brasil pada periode 1934-1938, Gyorgy Sarosi bersama Hungaria pada 1934-1938, serta Vava yang melakukannya bersama Brasil pada rentang 1958 hingga 1962.
Tidak berhenti sampai di situ, Messi juga menciptakan rekor pribadi yang belum pernah dicapai pemain lain. Ia menjadi pesepak bola pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mampu mencetak sedikitnya tujuh gol dalam dua edisi turnamen berbeda, setelah lebih dulu melakukannya pada Piala Dunia 2022 dan kini mengulanginya di edisi 2026.
Halaman Selanjutnya
Rekor tersebut semakin menegaskan konsistensi luar biasa sang megabintang di level internasional. Dalam usia yang tidak lagi muda untuk ukuran pesepak bola profesional, Messi masih mampu menjadi pembeda dan tampil sebagai andalan utama Argentina di setiap pertandingan.

1 week ago
8











