VIVA –Makan saat sahur akan membantu kita tetap bertenanga selama menjalani ramadan. Dengan catatan mengonsumsi makanan yang tepat.
Namun sayangnya masih banyak dari kita yang lebih memilih untuk makan dalam jumlah yang terlalu banyak saat sahur. Alasannya agar tetap kuat menjalani puasa seharian. Padahal terlalu banyak makan saat sahur malah membuat kita cepat lapar terutama di siang hari.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kok bisa? Dokter kenamaan yang juga influnecer kesehatan, dr. Tirta menjelaskan bahwa di jam sahur yakni di pukul 04.00, kadar insulin dalam tubuh dalam keadaan tinggi. Alhasil gula darah meningkat drastis.
”Ketika anda makan terlalu banyak pada waktu subuh, kalian harus tau jam 4 pagi adalah titik tubuh insulin lagi tinggi-tingginya. Otomatis gula darahnya menjadi naik, gula darahnya bisa spike,” kata dia dikutip dari akun media sosial miliknya, Jumat 20 Februari 2026.
Ketika gula darah meningkat bisa berdampak pada rasa lapar terutama di siang hari. Tak hanya lapar saja, rasa kantuk juga meningkat ketika gula darah mengalami peningkatan.
”Otomatis kalau gula darahnya naik apa impactnya? Rasa lapar lagi karena gula darahnya naik. Jadi wah makan lagi pengennya karena terlanjur diubah jadi gula darah semua Impactnya di jam 10 pagi kalian sudah kelaparan, jam 12.00 kalian terlalu lelah dan akhirnya ngantuk,” kata dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Oleh karena itu, dr. Tirta menyarankan ketika sahur untuk makan yang secukupnya. Dia juga menekankan agar memperbanyak konsumsi protein dan serat agar kenyang lebih lama. Beberapa contoh makanan yang mengandung protein dan serat untuk dikonsumsi saat sahur adalah alpukat, kurma, dada ayam dan telur.
”Jadi sahur itu makan secukupnya dan malah perbanyak protein dan fiber (serat). Jadi kalau alpukat, kurma terus habis itu dada ayam dan telur itu akan membuat mengenyangkan. Ingat kalau kalian ingin kenyang lebih lama utamakan komposisi makannya banyakin protein dan fiber jangan karbo. Kalau kalian makan karbo terus saya jamin akan lapar nanti. Jadi banyakin protein dan serat bikin puasa kalian awet dan pro. Jadi puasa tapi (perutnya) nggak bunyi krunyuk-krunyuk karena protein itu lebih mengenyangkan, padat,” kata dia menjelaskan.
Bukan Sekadar Lapar, Ini ‘Ujian Terberat’ Puasa yang Sering Tak Disadari
Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga. Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Fathurrahman Kamal mengingatkan bahaya ucapan yang merusak nilai puasa dan makna takwa
VIVA.co.id
20 Februari 2026

2 weeks ago
7











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
