Makin Ngeri! Persija Tak Lagi Andalkan Long Ball, Pengamat Soroti Perubahan Besar di Era STY

3 weeks ago 13

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:36 WIB

VIVA – Persija Jakarta dinilai menunjukkan perubahan dalam gaya bermain sejak ditangani Shin Tae-yong (STY). 

Pengamat sepak bola Bung Harpa menyoroti keberanian Persija memainkan bola dari kaki ke kaki dan minim menggunakan umpan panjang saat menghadapi Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu 29 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persija tampil dominan dan menang telak 4-0 atas Brisbane Roar dalam laga uji coba internasional tersebut. Menurut Bung Harpa, permainan Persija sepanjang 90 menit memperlihatkan sejumlah perubahan positif, terutama dalam membangun serangan dan merespons kehilangan bola.

Pengamat Sepakbola Bung Harpa (Haris Pardede)

Photo :

  • VIVA/Surya Aditiya

"Sepanjang 90 menit hampir tidak ada permainan long ball. Bola kaki ke kaki, reaksi cepat menutup ketika kehilangan bola," ujar Bung Harpa melalui YouTube pribadinya, dikutip Minggu 30 Agustus 2026.

Selain memainkan bola pendek, Persija juga dinilai lebih berani menghadapi situasi satu lawan satu serta melakukan kombinasi umpan satu-dua di area penalti lawan. Menurut Bung Harpa, keberanian tersebut menjadi salah satu perkembangan positif yang terlihat dalam permainan Persija.

"Kemudian juga berani bermain one-on-one dan one-two di area penalti lawan. Ini merupakan satu perkembangan yang sangat positif," katanya.

Bung Harpa juga menyoroti pressing yang dilakukan para pemain Macan Kemayoran. Menurutnya, tekanan terhadap lawan terlihat ketika Persija membangun serangan secara serempak dari lini tengah hingga lini depan.

Tekanan tersebut turut terlihat dalam proses terciptanya gol keempat Persija. Setelah unggul 3-0, pergerakan pemain dari lini tengah hingga lini depan membuat lini belakang Brisbane Roar berada dalam tekanan. Situasi itu berujung pada kesalahan kiper lawan, Dean Bouzanis yang menghasilkan gol bunuh diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita lihat bagaimana pressing yang dilakukan oleh para pemain Persija ini juga cukup baik. Tadi kita lihat setelah 3-0, ada gol keempat yang memang diawali dari pergerakan secara serempak dari lini tengah sampai lini depan, sehingga menimbulkan kepanikan," ujar Bung Harpa.

Perubahan permainan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam persiapan Persija menyambut Super League 2026/2027. Bung Harpa menilai Persija menunjukkan perkembangan dalam aspek permainan maupun kondisi fisik pemain.

Halaman Selanjutnya

Menurutnya, para pemain Persija terlihat mampu menjaga kestabilan permainan hingga 90 menit. Kondisi fisik tersebut dinilai menjadi salah satu fokus utama dalam persiapan tim menghadapi musim baru.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |