VIVA – Mamah Dedeh selama ini dikenal sebagai pendakwah dengan gaya bicara tegas dan ceplas-ceplos ketika menyampaikan nasihat. Namun, di balik sosoknya yang kini lekat dengan dunia dakwah, ternyata ada cerita masa muda yang cukup menarik untuk diketahui.
Salah satunya mengenai kehidupan asmara Mamah Dedeh ketika masih duduk di bangku kuliah. Dalam sebuah perbincangan bersama Habib Jafar, ia tanpa ragu mengakui bahwa dirinya pernah memiliki hubungan asmara saat masih muda.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pengakuan tersebut muncul ketika Habib Jafar penasaran dengan kehidupan Mamah Dedeh sebelum dikenal luas sebagai pendakwah. Ia kemudian secara langsung menanyakan pengalaman sang pendakwah soal pacaran.
Habib Jafar menanyakan apakah Mamah Dedeh pernah berpacaran ketika masih menjadi mahasiswa.
“Pacaran enggak pas kampus?” tanya Habib Jafar yang dikutip pada dari YouTube pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Mamah Dedeh kemudian memberikan jawaban singkat tanpa terlihat canggung. Ia membenarkan bahwa dirinya memang pernah pacaran saat masih muda.
“Ya iyalah,” jawabnya.
Habb Jafar pun langsung menanggapi dengan sebuah ayat Alquran tentang larangan berpacaran dalam Islam.
Meski mengaku pernah memiliki hubungan asmara, Mamah Dedeh menegaskan bahwa pengalaman tersebut tidak lantas membuatnya melakukan hal-hal yang berlebihan. Ia menggambarkan hubungan pada masa itu tetap memiliki batasan.
“Lah, tapi kan kita kaga ngape-ngape (nggak ngapa-ngapain),” tandas Mamah Dedeh.
Rasa penasaran Habib Jafar kemudian berlanjut pada penampilan Mamah Dedeh saat masih muda. Ia menanyakan apakah sang pendakwah sudah mengenakan kerudung seperti yang selama ini dikenal publik.
“Mama dulu pas muda pernah enggak nakal, enggak pakai kerudung atau aneh-aneh?” tanya Habib Jafar.
Mamah Dedeh mengungkapkan bahwa dirinya memang belum mengenakan kerudung panjang seperti sekarang ketika masih muda. Ia bahkan menceritakan kebiasaan uniknya ketika masih menjadi mahasiswa.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Oh zaman itu enggak kerudungan. Enggak kerudungan panjang yang kalau dosennya killer baru disangklekin di pundak,” ungkap Mamah Dedeh.
Menurut Mamah Dedeh, penggunaan kerudung pada masa itu juga bisa menyesuaikan dengan kondisi. Ia bahkan mengaku tidak selalu mengenakannya ketika berada di lingkungan kampus.
Halaman Selanjutnya
“Kalau dosennya kagak killer kagak pakai kerudungan,” lanjutnya.

3 weeks ago
24





















