Mardiono Optimistis PPP NTB Tembus 2 Besar di Pemilu 2029

1 week ago 7

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:14 WIB

Mataram, VIVA – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono melantik jajaran DPW dan DPC PPP se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengusung tema “Merajut Khidmah: Menuju Kejayaan PPP NTB”, di Mataram, NTB, Sabtu 4 Juli 2026.

Menurut Mardiono, konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur partai sekaligus mempersiapkan langkah strategis menghadapi agenda politik mendatang, terutama verifikasi peserta partai politik untuk Pemilu 2029.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara telah terlaksana dengan baik. Saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh kader PPP di NTB yang terus menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk membesarkan partai,” ujar Mardiono.

Mardiono menjelaskan bahwa DPW PPP NTB merupakan salah satu wilayah yang bergerak cepat setelah Muktamar dengan menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil), dilanjutkan Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh kabupaten/kota.

Selanjutnya, konsolidasi akan diteruskan hingga tingkat kecamatan melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sebagai bagian dari penguatan organisasi hingga akar rumput.

Mardiono menilai penguatan struktur menjadi fondasi utama untuk meningkatkan elektabilitas dan perolehan suara PPP pada Pemilu mendatang.

“Kita melihat masih ada suara yang tersebar dan belum optimal. Ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan pemerataan suara bisa kita wujudkan,” kata Mardiono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menghadapi Pemilu 2029, Mardiono optimistis PPP NTB mampu meningkatkan posisinya dalam peta politik daerah. Saat ini PPP berada di jajaran empat besar, dan Mardiono berharap seluruh kader bekerja lebih keras agar mampu naik peringkat, bahkan bersaing di posisi dua besar.

“Kalau bisa naik menjadi peringkat satu atau dua tentu sangat baik. Minimal kita harus naik satu tingkat. Yang paling penting, seluruh daerah pemilihan mengalami peningkatan suara. Insyaallah, daerah pemilihan yang saat ini belum memiliki kursi nantinya bisa kita menangkan,” katanya.

Asisten Bidang Pengawasan Kejati NTB I Wayan Eka Widdyara

Terdakwa Korupsi Klaim Punya Bukti Transfer ke Oknum Jaksa, Kejati NTB Merespons

Kejati Nusa Tenggara Barat mendalami dugaan jaksa menerima suap dari Subhan, mantan Kepala Badan Pertanahan Sumbawa yang terdakwa dalam perkara korupsi pengadaan lahan.

img_title

VIVA.co.id

3 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |