Jakarta, VIVA – Mata merupakan salah satu organ penting yang berperan besar dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Melalui penglihatan yang baik, seseorang dapat belajar, bekerja, berkendara, hingga berinteraksi dengan lingkungan sekitar dengan lebih nyaman.
Karena itu, menjaga kesehatan mata menjadi hal yang tidak boleh diabaikan sejak usia dini. Sayangnya, masih banyak gangguan penglihatan yang sering dianggap sepele atau bahkan tidak disadari keberadaannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satunya adalah strabismus atau mata juling yang kerap dianggap hanya berkaitan dengan penampilan. Padahal, kondisi tersebut dapat memengaruhi fungsi penglihatan apabila tidak ditangani dengan tepat.
Selain mata juling, terdapat berbagai gangguan penglihatan lain yang juga perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada kualitas hidup penderitanya.
Berikut beberapa gangguan penglihatan yang penting untuk dikenali, sebagaimana dihimpun Viva pada Kamis, 25 Juni 2026.
1. Rabun Jauh
Rabun jauh atau miopia merupakan kondisi ketika seseorang dapat melihat objek dekat dengan jelas, tetapi kesulitan melihat objek yang berada pada jarak jauh. Gangguan ini menjadi salah satu masalah penglihatan yang paling umum terjadi di berbagai kelompok usia.
Gejalanya antara lain sering menyipitkan mata saat melihat benda yang jauh, kesulitan membaca tulisan di papan atau layar, serta mata mudah lelah. Kondisi ini umumnya dapat dikoreksi menggunakan kacamata, lensa kontak, atau tindakan medis tertentu sesuai anjuran dokter.
2. Rabun Dekat
Berbeda dengan miopia, hipermetropia atau rabun dekat membuat penderitanya lebih sulit melihat objek yang berada dekat. Pada beberapa kasus, penderita juga dapat mengalami ketidaknyamanan saat membaca atau melakukan pekerjaan yang membutuhkan fokus pada jarak dekat.
Gangguan ini dapat terjadi pada anak maupun orang dewasa. Jika tidak ditangani, kondisi tersebut dapat menyebabkan mata cepat lelah dan menurunkan kenyamanan saat beraktivitas.
3. Astigmatisme atau Mata Silinder
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Astigmatisme terjadi akibat bentuk kornea atau lensa mata yang tidak sempurna sehingga cahaya yang masuk ke mata tidak terfokus dengan baik. Akibatnya, penglihatan menjadi kabur atau tampak berbayang.
Penderita mata silinder sering mengeluhkan sakit kepala, mata tegang, serta kesulitan melihat objek dengan jelas baik pada jarak dekat maupun jauh. Gangguan ini juga cukup sering terjadi bersamaan dengan rabun jauh atau rabun dekat.
Halaman Selanjutnya
4. Presbiopi atau Mata Tua

5 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)