VIVA –Isu kesenjangan peluang kerja bagi para pemuda masih menjadi tantangan besar. Meski ada kemajuan belakangan ini, data International Labour Organization (ILO) memperkirakan terdapat sekitar 65 juta anak muda di seluruh dunia yang belum bekerja.
Di Indonesia sendiri, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran sekitar 7,26 juta orang per Februari 2025. Namun, anak muda termasuk perempuan mengisi hampir setengah dari total jumlah pengangguran di Indonesia, yaitu hampir 50 persen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Subkelompok Pengembangan Peserta Didik dan Karakter (PDPK), Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Fitrianti, S.IP., M.AP., NLP, menyampaikan pentingnya memastikan akses yang setara terhadap kesempatan belajar bagi seluruh peserta didik, termasuk peserta didik penyandang disabilitas.
"Literasi keuangan merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dimilikii generasi muda untuk mendukung kemandirian mereka di masa depan. Melalui inisiatif seperti #SmartMoneyTalksABLE, kami berharap semakin banyak peserta didik yang memperoleh akses terhadap kesempatan belajar yang setara, relevan, dan berkualitas. Program ini mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif serta memberdayakan generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial dan ekonomi, “ ujar Fitrianti.
Melihat hal ini, Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) bersama YCAB Foundation menyelenggarakan kegiatan seperti disebutkan di atas, sebuah lokakarya literasi keuangan inklusif bagi para remaja, termasuk penyandang disabilitas fisik dari sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di DKI Jakarta. Kegiatan ini bertujuan memperluas akses pendidikan finansialsebagai fondasi penting untuk kemandirian dan peningkatankualitas hidup.
Country Head of Public Affairs, Citi Indonesia, Hario Widyananto menyampaikan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak dalam membekali generasi muda dengan literati keuangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Sebagai salah satu perwujudan dari komitem tersebut, kami bangga dapat menyelenggarakan lokakarya literasi ini untuk membantu generasi muda, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas, mengembangkan literasi keuangan mereka sehingga dapat berpartisipasi lebih luas untuk membantu masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Hario.
Sementara itu, Chief Operating Officer YCAB Foundation, Linda Sukandar menegaskan pentingnya memastikan akses pembelajaran yang setara bagi seluruh generasi muda, termasuk penyandang disabilitas.
Halaman Selanjutnya
"Melalui lokakarya ini, kami berharap remaja penyandang disabilitas dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan finansial yang dapat mendukung kemandirian mereka, sekaligus membangun kepercayaan diri untuk berkembang dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan ekonomi,” ujar Linda.

2 hours ago
1














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6590892/original/028812500_1779430402-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_09.39.34.jpeg)