VIVA – Profesi trader mendadak ikut menjadi sorotan setelah Yudo Achilles Sadewa, putra Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut pekerjaan tersebut ketika menanggapi sang ayah yang tak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan.
Lewat unggahan di media sosial, Yudo bahkan menyarankan Purbaya kembali menekuni dunia trading. Pernyataannya kemudian viral karena menyinggung penghasilan trader yang disebutnya bisa mencapai miliaran rupiah per bulan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Sekarang Yudo udah bukan anak Menteri jadi boleh bebas asbun ya," tulis Yudo di Instagram Stories.
Tak berhenti di situ, Yudo juga membandingkan penghasilan trader dengan gaji seorang menteri. Ia menyebut profesi tersebut lebih menguntungkan secara materi dibandingkan posisi yang sebelumnya dijalani sang ayah.
"Pensiun aja dari politik, enak jadi trader gajinya milyaran per bulan. Jadi Menteri gaji kecil, kerjanya nonstop ngurusin negara yang bawahan korup," ungkapnya.
Pernyataan tersebut membuat profesi trader kembali menjadi perhatian. Lantas, sebenarnya seperti apa pekerjaan seorang trader dan dari mana penghasilan mereka berasal? Berikut informasi selengkapnya sebagaimana dilansir dari Investopedia, Selasa, 15 September 2026.
Apa Itu Profesi Trader?
Secara sederhana, trader adalah orang yang melakukan transaksi jual beli aset atau instrumen keuangan dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari perubahan harga. Berbeda dengan investor yang umumnya berorientasi pada kepemilikan dalam jangka lebih panjang, trader dapat melakukan transaksi dalam waktu relatif singkat.
Instrumen yang diperdagangkan pun beragam. Seorang trader dapat beraktivitas di pasar saham, valuta asing, komoditas, aset kripto, maupun instrumen keuangan lainnya, tergantung pasar dan strategi yang digunakan.
Dalam praktiknya, trader perlu memperhatikan berbagai faktor sebelum mengambil keputusan. Pergerakan harga, kondisi ekonomi, sentimen pasar, berita, hingga data tertentu dapat menjadi pertimbangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Day trader, misalnya, berusaha memanfaatkan pergerakan harga dalam satu hari dan biasanya menutup posisi sebelum perdagangan berakhir. Strategi semacam ini membuat aktivitas trader berbeda dari sekadar membeli aset kemudian menunggu nilainya naik dalam jangka panjang.
Karena harga pasar dapat bergerak cepat, keputusan seorang trader juga memiliki konsekuensi langsung terhadap keuntungan maupun kerugian. Artinya, profesi ini tidak otomatis menghasilkan keuntungan setiap kali seseorang melakukan transaksi.
Halaman Selanjutnya
Bagaimana Trader Mendapatkan Cuan?

1 week ago
9





















