VIVA – Petarung MMA kontroversial, Conor McGregor, resmi kembali ke oktagon setelah absen hampir lima tahun. Dia dijadwalkan tampil pada ajang UFC 329 di Las Vegas, 11 Juli mendatang. Comeback besar McGregor akan langsung menghadirkan duel panas melawan rival lamanya, Max Holloway.
Pertarungan ini menjadi jilid kedua pertemuan mereka setelah bentrok pertama pada Agustus 2013. Kala itu, McGregor menang angka mutlak atas Holloway meski mengalami cedera ACL di ronde kedua.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kini, duel ulangan tersebut dipastikan menyedot perhatian besar publik MMA dunia. Sebab, keduanya telah berubah menjadi ikon UFC dalam satu dekade terakhir.
McGregor menjelma sebagai wajah utama UFC setelah merebut sabuk juara featherweight dan lightweight, sekaligus menjadi juara dua divisi pertama dalam sejarah organisasi tersebut pada 2016.
Sementara Holloway sukses mengukuhkan diri sebagai salah satu petarung featherweight terbaik sepanjang masa.
Comeback McGregor kali ini juga menjadi pertarungan pertamanya sejak mengalami patah kaki kiri saat menghadapi Dustin Poirier pada Juli 2021.
Sebelumnya, McGregor sempat dijadwalkan kembali bertarung melawan Michael Chandler pada Juni 2024. Namun duel tersebut batal setelah McGregor mengalami cedera jari kaki.
Ajang UFC 329 sendiri diprediksi menjadi salah satu kartu pertarungan terbesar tahun ini. Selain duel McGregor vs Holloway II, ada pula pertarungan seru antara Paddy Pimblett melawan Benoit Saint-Denis.
Tak hanya itu, peraih emas Olimpiade gulat, Gable Steveson, juga akan menjalani debutnya di UFC.
Meski begitu, comeback McGregor tak lepas dari sorotan kontroversi. Petarung berjuluk The Notorious itu baru saja kalah dalam proses banding terkait kasus dugaan penyerangan terhadap Nikita Hand di Dublin pada 2018.
Kini, McGregor bertekad mengakhiri puasa kemenangan yang sudah berlangsung selama enam setengah tahun. Terakhir kali ia meraih kemenangan terjadi saat menumbangkan Donald Cerrone pada 2020.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Nama McGregor sendiri melambung setelah mencatat lima kemenangan beruntun di awal karier UFC. Kepribadiannya yang kontroversial dan penuh percaya diri membuatnya menjadi magnet besar bagi penggemar olahraga tarung dunia.
Salah satu momen paling ikoniknya terjadi saat menghancurkan Jose Aldo hanya dalam 13 detik untuk merebut gelar featherweight UFC, rekor knockout tercepat dalam sejarah perebutan sabuk juara UFC.
Bos UFC Bongkar Percakapan dengan Chimaev Usai Dihancurkan Strickland
CEO Ultimate Fighting Championship, Dana White, membongkar percakapan mengejutkan dengan Khamzat Chimaev usai kalah dramatis dari Sean Strickland di UFC 328.
VIVA.co.id
15 Mei 2026

11 hours ago
2










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)



