Menlu Iran Beberkan Ada Upaya Pejabat AS Manipulasi Pasar Energi Demi Cuan Pribadi

3 weeks ago 13

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Jakarta, VIVA –  Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengungkapkan intelijen negaranya mengindikasikan adanya upaya pejabat pemerintah Amerika Serikat untuk memanipulasi pasar energi global. Hal tersebut dilakukan demi keuntungan pribadi.

"Intelijen kami menunjukkan adanya upaya besar untuk memanipulasi pasar energi. Sejumlah elemen pemerintah AS menggunakan media yang mudah dipengaruhi untuk mempengaruhi harga demi keuntungan pribadi," tulis Araghchi di platform X, dikutip dari Sputnik, Minggu, 3 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Aktor-aktor yang berpihak pada Israel juga mendorong perang dengan menyampaikan penilaian yang terlalu optimistis," tambahnya.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel menyerang sejumlah sasaran di Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan serupa. Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman guna menghentikan permusuhan, tetapi tak berselang lama, kedua pihak kembali saling serang.

Konflik tersebut masih belum terselesaikan dan saat ini tidak terdapat permusuhan aktif. Namun, Washington memilih meningkatkan tekanan ekonominya terhadap Iran sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik dengan menciptakan kesulitan keuangan tambahan bagi Teheran. (Ant)

Ilustrasi Minyak Iran

Di Tengah Perang & Blokade AS, Iran Setor Rp 133 Triliun Hasil Jualan Minyak ke Bank Sentral

Iran telah mentransfer dana US$7,5 miliar atau sekitar Rp 133 triliun kepada bank sentral, dari hasil penjualan minyak selama empat bulan pertama tahun kalender Iran.

img_title

VIVA.co.id

30 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |