Stuttgart, VIVA – Di tengah tren elektrifikasi yang semakin kuat di industri otomotif global, Mercedes-AMG justru mengirimkan pesan berbeda. Divisi performa Mercedes-Benz itu memastikan mesin V8 masih akan menjadi bagian penting dalam portofolio produknya untuk jangka panjang.
Hal tersebut ditunjukkan melalui peluncuran Mercedes-AMG GLE 63 S 4MATIC+ dan GLS 63 4MATIC+ terbaru. Kedua SUV performa tinggi tersebut mendapatkan pembaruan menyeluruh, termasuk penggunaan mesin AMG M177 EVO generasi terbaru.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mesin V8 biturbo berkapasitas 4.0 liter itu menjadi fokus utama pengembangan Mercedes-AMG. Pabrikan asal Jerman tersebut melakukan berbagai revisi teknis untuk memastikan mesin legendarisnya tetap mampu memenuhi regulasi emisi yang semakin ketat tanpa mengorbankan karakter performa yang selama ini menjadi ciri khas AMG.
Chairman of the Management Board Mercedes-AMG GmbH, Michael Schiebe, mengatakan bahwa mesin V8 masih memiliki peran penting dalam identitas merek tersebut. Karena itu, Mercedes-AMG memutuskan untuk terus mengembangkan teknologi pada mesin tersebut.
"V8 kami merupakan komponen utama dari DNA performa kami dan mampu menjadi yang paling optimal serta ideal bagi GLE 63 S dan GLS 63 terbaru," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Jumat 19 Juni 2026.
Menurut Schiebe, selama bertahun-tahun mesin V8 telah dikenal karena performanya yang impresif dan memiliki basis penggemar yang kuat di berbagai pasar. Pembaruan yang dilakukan pada M177 EVO ditujukan agar mesin tersebut tetap relevan menghadapi tuntutan industri otomotif masa depan.
"Melalui generasi M177 EVO terbaru, kami telah merevisi unit tenaga ini secara fundamental dan memastikan keberadaannya dalam portofolio kami untuk jangka panjang," tuturnya.
Mesin terbaru tersebut tetap menghasilkan tenaga sebesar 612 daya kuda atau 450 kW, dengan torsi maksimum mencapai 850 Nm. Torsi puncak tersedia pada rentang putaran 2.500 hingga 4.500 rpm untuk memberikan karakter akselerasi yang responsif.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu perubahan penting adalah penggunaan flat-plane crankshaft baru yang dirancang untuk mengurangi massa berputar dan meningkatkan kemampuan mesin mencapai putaran tinggi. Teknologi tersebut juga diklaim mampu menghadirkan respons pedal gas yang lebih presisi dibanding generasi sebelumnya.
Mercedes-AMG turut menyematkan teknologi mild hybrid melalui sistem kelistrikan 48 volt dan Integrated Starter Generator (ISG) generasi kedua. Sistem ini memberikan tambahan tenaga sebesar 23 hp dan torsi 205 Nm untuk membantu performa sekaligus meningkatkan efisiensi.
Halaman Selanjutnya
Selain sektor mesin, sistem pembuangan atau exhaust juga mendapat pembaruan. Karakter suara V8 tetap dipertahankan, namun kini dapat disesuaikan dengan mode berkendara yang dipilih pengemudi, mulai dari karakter yang lebih tenang hingga suara yang lebih agresif.

4 hours ago
1














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)