Jakarta, VIVA – Pasar kendaraan komersial di Indonesia mulai menghadapi perubahan peta persaingan. Jika selama ini segmen truk lebih banyak diisi pemain asal Jepang, masuknya merek China membuat persaingan kini semakin ramai, terutama karena menawarkan kendaraan dengan harga yang kompetitif.
Kondisi tersebut turut menjadi perhatian PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI). Perusahaan melihat dominasi merek Jepang masih sangat kuat di pasar truk nasional, tetapi kehadiran produsen China mulai memberikan warna baru dalam perebutan konsumen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Pasar truk Indonesia sangat didominasi oleh pembuat truk Jepang, seperti Mitsubishi Fuso dan Hino yang sangat kuat. Isuzu juga ada di pasar ini. Jadi semuanya didominasi oleh Jepang,” ujar Presiden Direktur DCVI, Antonio Randazzo di Jakarta belum lama ini.
Menurutnya, situasi tersebut mulai berubah setelah produsen China masuk ke pasar kendaraan komersial Indonesia. Persaingan tidak lagi hanya mempertemukan merek Jepang dengan pemain Eropa, tetapi juga dengan merek yang menawarkan alternatif dari sisi harga.
“Sekarang, seperti yang Anda sebutkan, China juga masuk. Dan secara pribadi, kita juga merupakan pemain di segmen Eropa,” katanya.
Meski begitu, Daimler menilai keputusan perusahaan dalam membeli truk tidak semata-mata ditentukan oleh harga kendaraan. Setiap konsumen memiliki kebutuhan operasional berbeda, sehingga masing-masing merek dinilai mempunyai posisi tersendiri di pasar.
“Kita memiliki posisi di Indonesia, kita mencoba untuk meningkatkan posisi ini dan melindungi posisi ini dengan atribut kita. Tapi secara keseluruhan, saya pikir kita memiliki pelanggan, dan setiap perusahaan memiliki posisi sendiri,” ujar Antonio.
Persaingan tersebut berlangsung ketika DCVI juga tengah membawa sejarah panjang Mercedes-Benz Trucks di Indonesia. Dalam ajang Mining Indonesia 2026, perusahaan menampilkan Mercedes-Benz L-Series yang lebih dikenal sebagai Mercy Bagong.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Truk tersebut telah hadir di Indonesia sejak era 1970-an dan menjadi salah satu model yang melekat dengan sejarah kendaraan niaga Mercedes-Benz di Tanah Air.
Pada 2026, Mercedes-Benz Trucks juga memperingati 130 tahun perjalanan truknya. Momentum tersebut ditandai dengan menampilkan truk lawas hingga model yang digunakan untuk kebutuhan industri berat saat ini.
Halaman Selanjutnya
Di pameran tersebut, DCVI membawa sejumlah kendaraan, mulai dari Mercedes-Benz Actros 4058 S Side Dump Trailer, Arocs 4845 K Dump Truck, hingga Axor 2528 CH Fuel Tank.

22 hours ago
3












