VIVA – Pratama Arhan resmi kembali bermain di Super League dengan bergabung ke Persija Jakarta yang pada musim depan akan dilatih oleh eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong.
Namun setelah resmi jadi bagian Persija Jakarta, muncul pernyataan dari eks CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi yang mengatakan sang pemain terikat perjanjian tertulis dengan mantan klubnya itu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tapi di saat yang bersamaan, ada keterangan yang menjelaskan bahwa Pratama Arhan tidak akan bisa gabung PSIS Semarang meski terikat perjanjian tertulis.
Lalu, kenapa semua itu bisa terjadi? Berikut penjelasannya.
Setelah menghabiskan beberapa musim di luar negeri bersama Tokyo Verdy (Jepang), Suwon FC (Korea Selatan) dan Bangkok United (Thailand), Pratama Arhan akhirnya kembali lagi ke tanah air.
Kali ini Persija Jakarta jadi persinggahan Pratama Arhan. Kabar ini disampaikan secara resmi melalui akun media sosial resmi klub pada Senin (6/7).
“Persija resmi memperkuat sektor kiri pertahanan dengan merekrut Pratama Arhan untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027,“ tulis laman resmi Persija.
Di Persija Jakarta, Pratama Arhan akan dikontrak selama tiga musim. Ia juga bakal bereuni dengan mantan pelatihnya di Timnas Indonesia Shin Tae-yong.
Kendati demikian, baru resmi jadi bagian Macan Kemayoran, Pratama Arhan sudah terbelit satu masalah. Yakni pernyataan eks CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi terkait perjanjian tertulis kedua pihak.
Apa Isi Perjanjian Tertulis PSIS Semarang dan Pratama Arhan
Mantan CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi ungkit perjanjain tertulis dengan Pratama Arhan
Photo :
- Instagram @yoyok_sukawi
A.S Sukawijaya atau Yoyok Sukawi melalui media sosial Instagram-nya mengunggah sebuah pernyataan terkait kabar Pratama Arhan ke Persija Jakarta.
Mantan CEO PSIS Semarang itu mengungkit bagaimana Pratama Arhan dan mantan klubnya itu pernah menyepakati perjanjian tertulis beberapa waktu lalu.
“Memang Saya dan Arhan sudah ada perjanjian tertulis yang sudah kami tandatangani bersama,“ kata @yoyok_sukawi di Instagram-nya, Rabu (8/7).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Meski sebenarnya saya kecewa dan hati kecil saya ingin tetap Arhan kembali ke PSIS, tapi apapun itu saya mendoakan Arhan agar sukses dimanapun berada,“ tambahnya.
Lebih detail, poin utama yang disampaikan oleh Yoyok Sukawi adalah perjanjian yang ditandatangani oleh Pratama Arhan dengan PSIS Semarang sebelum sang pemain pergi abroad.
Halaman Selanjutnya
Yoyok Sukawi mengatakan jika saat itu, PSIS Semarang melepas Pratama Arhan secara gratis ke Tokyo Verdy dengan syarat jika sang pemain mesti balik ke tim Mahesa Jenar andai pulang ke Indonesia.

6 days ago
8











