Misteri Pria di Bintaro Tewas dengan Luka Tembak di Kepala, Polisi Temukan Senpi Kaliber 9 Mm dan 3 Airsoft Gun

2 days ago 2

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:57 WIB

Jakarta, VIVA - Pria berinisial BAS (54) ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala. Korban ditemukan tak bernyawa di sebuah rumah di Jalan Deplu I RT 001/RW 03, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Kejadiannya yaitu Jumat, 6 Maret 2026. Hal tersebut diungkap Kapolsek Pesanggrahan, Komisaris Polisi Seala Syah Alam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah dilakukan tindakan cek TKP, kami langsung melakukan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Polri untuk melaksanakan autopsi. Untuk memastikan apakah ada pidana lain yang terjadi," tuturnya, dikutip Rabu, 11 Maret 2026.

Dirinya mengungkap, kejadian tersebut pertama kali diketahui warga setelah anjing peliharaan di sekitar lokasi terus menggonggong sejak pagi hari.

Salah seorang saksi lantas melakukan pengecekan ke sekitar rumah korban dan sempat melihat bagian kaki korban dari arah kamar atau ruang kerja.

Usai kembali ke lokasi usai shalat Jumat, saksi menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan darah di bagian wajah dan kasur.

"Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian melalui layanan darurat 110," kata dia.

Petugas lalu mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, petugas pun mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.

Seala menambahkan dari lokasi kejadian petugas juga menemukan satu senjata api serta tiga airsoft gun yang kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk senjatanya, kami dari pihak kepolisian tentunya kami berkoordinasi dengan pihak Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya Subdit Handak untuk melakukan pengembangan terhadap kepemilikan senjata api tersebut. Karena ini ada beberapa, ada satu senjata api dan tiga airsoft gun,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan, senjata yang ditemukan di lokasi merupakan senjata api kaliber 9 milimeter. Polisi juga memastikan bahwa senjata api tersebut tidak memiliki izin kepemilikan.

Selain itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait asal-usul senjata tersebut. “Ini sedang kami lakukan pendalaman,” kata Seala. (Ant)

Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis (kedua dari kanan) saat meninjau Tol Kayuagung, Sumatera Selatan

Sniper Disiagakan Kodam II Sriwijaya dan Polda Sumsel di Tol Kapal Betung, Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

Personel satuan tugas khusus, termasuk penembak jitu (sniper), disiagakan Kodam II/Sriwijaya bersama Polda Sumsel di sepanjang ruas Jalan Tol Kapal Betung.

img_title

VIVA.co.id

11 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |