Model Lama Wuling Semakin Tenggelam, Air ev hingga Almaz Kehilangan Pamor

1 day ago 5

Senin, 13 Juli 2026 - 14:10 WIB

Jakarta, VIVA – Peta penjualan wholesales Wuling di Indonesia mulai berubah sepanjang semester pertama 2026. Model-model yang lebih dulu dikenal masyarakat seperti Air ev, Binguo, Cloud, hingga Almaz kini tak lagi menjadi penyumbang utama distribusi pabrikan ke jaringan dealer.

Data wholesales Januari-Juni 2026 yang dilihat VIVA Otomotif Senin 13 Juli 2026 menunjukkan, keluarga Air ev hanya mencatat distribusi 377 unit, terdiri dari Air ev Lite 300 km sebanyak 320 unit, Air ev Lite 200 km 39 unit, dan Air ev Pro hanya 18 unit. Angka tersebut jauh lebih kecil dibanding masa awal kehadirannya ketika mobil listrik mungil itu menjadi tulang punggung penjualan Wuling.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nasib serupa juga dialami Binguo yang sempat menjadi salah satu model listrik favorit Wuling. Selama enam bulan pertama tahun ini, wholesales Binguo Lite hanya mencapai 507 unit, sedangkan Binguo Pro tercatat 24 unit atau total 531 unit.

Cloud pun belum mampu menunjukkan performa yang lebih baik meski hadir sebagai hatchback listrik dengan dimensi lebih besar. Total distribusi Cloud, termasuk varian lama, Cloud Lite, dan Cloud Pro, hanya mencapai 237 unit sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Di segmen SUV, kondisi Almaz juga tidak terlalu menggembirakan. New Almaz RS Pro hanya membukukan wholesales dua unit, sementara Almaz Hybrid mencatat 187 unit sehingga total keluarga Almaz hanya mencapai 189 unit dalam enam bulan pertama tahun ini.

Di tengah melemahnya kontribusi model-model lama, Wuling justru mendapat tenaga baru dari lini produk yang lebih segar. Keluarga Darion menjadi penyumbang terbesar dengan total wholesales 3.361 unit, sedangkan keluarga Eksion mencatat 1.833 unit selama periode yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika dibandingkan, gabungan wholesales Air ev, Binguo, Cloud, dan Almaz hanya mencapai 1.334 unit. Jumlah tersebut masih terpaut jauh dari kombinasi Darion dan Eksion yang berhasil menembus 5.194 unit, menandakan arah permintaan pasar mulai bergeser ke model-model terbaru Wuling.

Perubahan komposisi wholesales ini menunjukkan strategi produk Wuling di Indonesia memasuki babak baru. Model-model yang selama beberapa tahun menjadi wajah merek asal China tersebut mulai kehilangan dominasi, sementara lini kendaraan generasi terbaru perlahan mengambil alih peran sebagai penggerak utama distribusi perusahaan.

Geely EX2 di IIMS 2026

Pasar Mobil Listrik Makin Sengit, Ini 10 Model Terlaris Sepanjang Juni 2026

Meski penjualan mobil nasional naik pada Juni 2026, hanya beberapa model yang mampu mempertahankan tren positif di segmen kendaraan tanpa emisi tersebut.

img_title

VIVA.co.id

13 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |